Vina sempat ingin menemui Haji Jumrang dan istrinya, agar dapat kembali mengajar di sekolah. Namun, hal itu tidak jadi dilakukan Vina setelah melihat respon Kepala Sekolah SD 165 Sadar, yang memang tidak ingin bertemu dengannya.
"Sudah tahu kepala sekolah soal ini pemecatan. Dia juga sendiri yang bilang untuk suruh saja berhenti. Sama-sama dia kasih keluar saya," ujar dia.
"Saya tidak pernah datang di rumahnya. Karena kebetulan itu hari ada keluarga saya yang meninggal. Dia juga di situ (Kepala Sekolah), dari jauh dia perhatikan saya, mungkin dia bilang ini yang dibilang itu Vina. Pas saya lihat, sudah tidak ada dia. Dia pindah tempat, jadi saya tidak datang di rumahnya," sambung Vina.
Kini Vina pun telah berhenti mengajar di SD 165 Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone. Setelah mendapat informasi dari petugas operator sekolah bahwa dirinya memang telah dikeluarkan.
"Sekarang saya sudah tidak ngajar karena sudah ada yang gantikan saya. Yang gantikan saya tamatan SMA, pak Mursalam," katanya.
Seketaris Dinas Pendidikan Sulsel Hery Sumiharto yang dikonfirmasi terpisah, mengaku belum dapat memberikan komentar terkait persoalan pemecatan guru honorer SD 165 Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone tersebut.
Ia beralasan baru juga mengetahui kejadian itu. Namun, Hery menegaskan bahwa dalam aturan pemecatan guru tidak boleh dilakukan hanya karena persoalan sepele. Seperti status Facebook.
"Siapa yang pecat? Kalau begitu tanya di sekolah kenapa dipecat. Aturannya tidak ada itu, dipecat karena persoalan status Facebook saja. Mungkin ada persoalan lain, saya juga baru tahu ini informasi pemecatan," katanya.
Kontributor : Muhammad Aidil
Baca Juga: Ogah Lewatkan Ikatan Cinta, Guru Pamit saat Mengajar: Mohon dengan Sangat
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
Terkini
-
Darurat Kekeringan di Makassar: Warga Krisis Air Bersih
-
3.000 Kg Cabai Rawit di Makassar Dijual ke Sulawesi Utara
-
Nasabah Payroll BRI Merapat! Ini Cara Praktis Dapatkan Pinjaman Multiguna Pre-Approved
-
Tim DVI Identifikasi 11 Warga Asal Makassar Korban Meninggal Kebakaran Paniai
-
Pegawai Pemkab Gowa Curhat Gaji Telat: Buat Beli Susu Saja Susah!