SuaraSulsel.id - Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Muhammad Zakiy meninjau operasi yustisi. Melibatkan kurang lebih 22 personil dari unsur Polri bersama Satpol PP di lokasi, Selasa (2/2/2021).
Zakiy ikut melakukan razia masker di sekitar Pasar Topoyo dan kawasan pertokoan yang ada di Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.
Zakiy mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Setiap pelanggar akan diberikan sanksi dan denda bervariasi. Mulai dari sanksi sosial berupa tindakan fisik dan untuk tempat usaha bila tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan maka akan diberikan sanksi untuk menutup usahanya sementara.
Harapannya, dengan dilaksanakannya razia operasi yustisi ini dapat menimbulkan kesadaran diri masyarakat akan pentingnya kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang terus meningkat. Khususnya di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah yang kembali berstatus zona merah corona.
Zona merah corona adalah daerah berisiko tinggi penularan virus corona. Satgas Covid-19 memperbarui data zona penularan virus corona, dari zona merah, zona hijau, dan zona oranye setiap minggu.
“Saya juga berharap masyarakat patuh bukan karena takut akan sanksi atau denda yang diberikan. Tapi karena takut akan terpapar Covid-19 sehingga masker dan anjuran protokol kesehatan lainnya sudah menjadi hal yang diharuskan saat beraktivitas dan jangan ada lagi alasan lupa ataupun lain lain,” tuturnya.
Brimob Patroli Dialogis di Makassar
Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel juga gencar melakukan patroli dialogis untuk memantau warga yang masih berada di luar rumah di tengah pandemi.
Baca Juga: Viral Video Aksi Sopir Angkutan Umum Ugal-ugalan, Nekat Senggol Polisi
Anggota Brimob tak segan-segan untuk memberikan teguran kepada warga yang tidak mentaati protokol kesehatan.
Tim Patroli Batalyon A Pelopor yang dipimpin Aiptu Nasruddin melakukan patroli ke tempat-tempat yang ramai dikunjungi warga berkumpul. Seperti warkop dan cafe yang terletak di Jalan Skarda Kota Makassar.
Dalam patroli tersebut, Nasruddin bersama anggota mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti tetap menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer serta mengurangi mobilitas di luar rumah.
Menurut Nasruddin, peran aktif masyarakat dan kesadaran yang tinggi akan penerapan protokol kesehatan mampu mengurangi angka penyebaran Covid-19.
“Pihak Kami hanya mampu untuk mengimbau dan mengingatkan masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan, selebihnya dibutuhkan peran aktif dari masyarakat demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal