SuaraSulsel.id - Pemain PSM Makassar, Asnawi Mangkualam dikabarkan akan segera bergabung dengan klub Korea Selatan, Ansan Greeners. Kedatangan pemain 21 tahun itu diklaim bakal memberi banyak manfaat bagi kedua belah pihak.
Kabar bakal segera berlabuhnya Asnawi ke klub kasta kedua Liga Korea Selatan (K League 2) itu dilaporkan media Negeri Ginseng, Naver.
Kepala tim Ansan Greeners, Joo Chan-yong bahkan sudah mengutarakan pendapat terkait peluang menggaet Asnawi dari PSM Makassar.
Dia menyebut, selain bagus untuk karier Asnawi, kehadiran bek Timnas Indonesia itu juga akan memberikan banyak manfaat kepada tim maupun kota Ansan itu sendiri.
Ansan adalah kota berpenduduk 677 ribu jiwa di pesisir barat semenanjung Korea. Jaraknya hanya 35 kilometer dari barat daya Seoul atau dapat ditempuh kurang lebih satu jam perjalanan dengan kendaraan.
Sebanyak 80 ribu warga asing tinggal, yang beberapa diantaranya adalah warga negara Indonesia (WNI) tingga di kota tersebut. Jumlah ini dianggap signifikan untuk menarik lebih banyak pendukung klub.
"Transfer ini bisa menumbuhkan efektivitas pemasaran di sepakbola Asia Tenggara dan mempromosikan bahwa perekrutan pemain Asia Tenggara sejalan dengan karakter Ansan, yang memiliki tingkat populasi warga asing yang tinggi," kata Joo Chan-yong kepada KBS yang dimuat Naver.
Walikota Ansan, Yoon Hwa-seop, mengamini perkataan Joo Chan-yong. Tentunya, kehadiran Asnawi Mangkualam di Ansan akan mendatangkan kebanggaan tersendiri, khususnya bagi WNI di sana.
"Kalau Asnawi, yang merupakan anggota timnas Indonesia, berperan secara aktif bersama Ansan, itu akan mendatangkan kebanggaan yang besar tidak hanya bagi warga Indonesia yang tinggal di Ansan, tetapi juga segenap warga negara asing. Saya menantikannya segera beraksi," ujarnya.
Baca Juga: Pelatih Fisik Timnas Indonesia Tanggapi Gabungnya Asnawi ke Klub Korsel
Chan-yong membeberkan bahwa perekrutan Asnawi Mangkualam ke Ansan Greeners tak lepas dari campur tangan pelatih sekaligus manajer Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
"Rekomendasi aktif Shin Tae-yong benar-benar menentukan dalam proses pengambilan keputusan akhir transfer," pungkas Chan-yong.
Jika transfer ini terwujud, Asnawi akan menjadi pemain pertama Indonesia yang berkiprah di K-League. Dia sekaligus menjadi orang pertama yang menggunakan kuota pemain ASEAN sejak diterapkan di liga musim lalu.
Pemain Vietnam, Nguyen Chong Phuong, pernah bergabung dengan Incheon United pada 2019, tetapi statusnya masih menggunakan slot pemain asing reguler.
PSM Makassar selaku klub pemilik Asnawi, belakangan menyebut kabar transfer tersebut masih sebatas rumor, meskipun Ansan telah mengumumkan bakal mendatangkan Asnawi lewat media sosial.
Tag
Berita Terkait
-
Klopp Takkan 'Menangis' Jika Liverpool Gagal Datangkan Pemain Baru
-
Resmi! Fikayo Tomori Tinggalkan Chelsea dan Gabung AC Milan
-
Fikayo Tomori Resmi Gabung AC Milan dari Chelsea
-
Pujian Shin Tae-yong Bikin Klub Korsel Tak Ragu Rekrut Asnawi Mangkualam
-
Asnawi Gabung Ansan Greeners, Ini Harapan Pelatih Fisik Timnas Indonesia
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Waduh! Pembangunan Stadion Sudiang Makassar Telat, DPR Minta Kontraktor Ngebut
-
Semua Potensi SAR Telah Dikerahkan Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
-
Kronologi Power Bank Berasap dan Mengeluarkan Percikan Api di Penerbangan Batik Air
-
7,8 Juta Rokok Ilegal Masuk Makassar, Modus Sembunyi di Peti Kemas Berhasil Dibongkar Bea Cukai
-
Saat Rumah Petani Luwu Timur Rata dengan Tanah Demi Ambisi PSN