SuaraSulsel.id - Korban akibat banjir di Manado, Timothy Bitty (8 tahun) belum ditemukan. Warga Perumahan Desa Kawangkoan Baru, Kabupaten Minahasa Utara ini hilang setelah terseret arus.
Saat air sungai dekat kompleks perumahan tempat tinggalnya meluap. Saat hujan deras mengguyur Manado.
Hingga Sabtu (23/1/2021), Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban.
“Sore jam 5 tim bergerak sampai saat ini. Tapi korban belum ditemukan,” ujar Kepala Basarnas Manado Suhri Sinaga melalui Humas SAR Feri Ariyanto kepada BeritaManado.com -- jaringan suara.com
Sementara itu keluarga korban terus berharap ada mukjizat. Timothy Bitty bisa ditemukan selamat.
Menurut Dede Priyatna, kerabat korban, Timothy saat kejadian sedang bermain hujan dengan beberapa temannya. Tidak jauh dari kompleks perumahan.
Sayang, korban terpeleset dan jatuh ke sungai.
“Mothy (panggilan korban, red) main hujan sama teman-temannya lalu terpeleset ke sungai,” jelas Dede.
Dede meminta masyarakat turut mendoakan pencarian korban.
Baca Juga: Jadi Makanan Favorit, Es Krim Boleh Dikonsumsi Anak Mulai Umur Satu Tahun
“Empat jam lebih kami melakukan upaya dari tempat kejadian sampai lewat air terjun, tapi Tuhan belum memberikan petunjuk. Mohon doanya,” pinta Dede.
Cuaca buruk menghantam Sulawesi Utara, termasuk Kabupaten Minahasa Utara sejak Jumat (22/1/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Alasan Cari Makan, Tiga Terduga Pelaku Penyelundupan Batu Hitam Kabur dari Kantor Polisi
-
Korban Koma 10 Hari, Misteri Tabrak Lari di Gowa Akhirnya Terkuak Berkat Jejak Ini
-
Dosen UIN Alauddin Makassar Jadi Dosen Tamu di AS, Bahas Dialog Antaragama
-
Prabowo Bakal Bangun Pacuan Kuda Berstandar Internasional di Sulawesi
-
Ini Strategi Awal Appi Sebagai Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan