SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Makassar selalu mengeluhkan keberadaan tenaga honorer. Setiap tahun permasalahan ini disampaikan ke DPRD Kota Makassar.
"Mengeluh soal tidak produktif dan mengancam akan memangkas," ungkap Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar Nunung Dasniar kepada terkini.id -- jaringan suara.com
Nunung mengatakan masalah tenaga honorer akan terus terjadi. Karena pemerintah kota tidak pernah serius melakukan perbaikan secara menyeluruh.
"Ini kan sudah tiap tahun dikeluhkan, tapi tidak selesai-selesai. BKD harus tegas, jangan karena takut pada orang yang menitipkan honorer itu," kata Nunung, Selasa, 19 Januari 2021.
Legislator Gerindra itu menilai banyak tenaga honorer yang diangkat karena hubungan keluarga. Serta titipan dari para anggota dewan karena menjadi tim sukses saat pemilu.
"Padahal tidak diketahui kompetensinya dan kebutuhan SDM di SKPD terkait," ungkapnya.
Kendati begitu, Nunung Dasniar mengapresiasi langkah pemerintah kota untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh.
Menurutnya Pemkot Makassar harus selektif untuk memutuskan apakah akan memperpanjang kontrak tenaga yang tidak produktif di tahun ini atau tidak.
Sebab, kata dia, tidak sedikit honorer yang hanya tercatat namanya secara administrasi, tetapi orangnya tidak tampak di kantor.
Baca Juga: Rumah Sakit Batua Makassar Mangkrak, KPK Turun Tangan
"Honorer yang seperti itu tidak perlu dipertahankan. Putuskan saja kontraknya," tegas Nunung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Komnas HAM Desak Polda Sulteng Selidiki Perusak Megalit 1000 Tahun
-
Tradisi Malam Qunut di Gorontalo: Pisang dan Kacang Jadi Rezeki Nomplok Pedagang
-
Puluhan Penyandang Tuli di Gorontalo Khatam Al-Quran Lewat Bahasa Isyarat
-
Megalit 1.000 Tahun Kandidat Warisan Budaya UNESCO Dirusak Penambang Ilegal
-
Kemenag Sultra Imbau Warga Tunda Umrah