“Dahulu saya jual sembako, dia yang bawa ke sana. Kadang dari Jodoh kami menunggu air surut baru berangkat,” ujarnya.
Terkadang, mereka makan sarden yang dimasak di kapal. “Jadi saya mengenal betul,” ujarnya.
Dia mengaku sedih mendapat kabar tersebut. Ia juga mempertanyakan mengenai aksi penembakan yang menewaskan Haji Permata tersebut.
Haji Permata diduga ditembak petugas Bea Cukai di daerah Tembilah Riau. Ada tiga tembakan bersarang di tubuhnya. “Kenapa petugas Bea Cukai sampai menembak begitu,” ujarnya.
Seharusnya, kata dia, petugas bisa dengan cara lain tanpa harus mematikan.
Kendati sudah lama kenal, tapi pengusaha ini mengaku jarang berkomunikasi, namun setiap bertemu mereka bisa berbincang dengan akrab.
“Kalau sekarang hubungan bisnis sih sudah ga ada, tapi setiap bertemu kadang saya nasehati agar berhati hati,” ujar dia.
Haji Permata, pengusaha perkapalan kontroversial di Batam dikabarkan tertembak oleh petugas Bea Cukai, Riau.
Dari sumber Batamnews, terdapat 3 luka tembak bersarang ditubuhnya. "Satu di bagian dada, dua diatas perut, tepat di ulu hati," ujar, sumber Batamnews
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Janda Tanjungpinang Terancam Hukuman Mati
Diketahui ia tewas ditembak pada, Jumat (15/1/2021) pukul 04.00 WIB dini hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Basarnas Temukan 2 Korban di Tebing Curam 500 Meter, Evakuasi Udara Masih Buntu
-
Tim SAR Temukan Dompet hingga Pelampung di Jalur Ekstrem, Medan Curam Jadi Tantangan Berat
-
Lebih 20 Tahun Tak Serahkan Fasum, Pemkot Makassar Ultimatum PT GMTD
-
8 Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500 Jalani Tes Antemortem
-
Respons Basarnas Terima Laporan Smartwatch Co Pilot ATR 42-500 Aktif