SuaraSulsel.id - AN mendatangi kantor jasa pengiriman barang di Dusun Kombiling, Kecamatan Kaluku, Kabupaten Mamuju.
Sampai depan kantor, AN terekam CCTV merusak gembok pintu. Masuk ke dalam dan mengambil uang dalam brankas.
AN menemukan uang Rp 43 Juta. Setelah itu kabur ke rumahnya.
Sampai di rumah, AN langsung membagi-bagikan uang tersebut ke anggota keluarganya.
Tidak berlangsung lama, polisi datang. Menangkap Pelaku AN.
Unit Reskrim Polsek Kalukku mengidentifikasi AN setelah melihat rekaman CCTV yang terpasang di teras kantor.
Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Syamsu Ridwan menjelaskan dari hasil rekaman kamera CCTV, terlihat jelas pelaku AN mendatangi kantor dan merusak kunci gembok.
“Dari hasil rekaman kamera pengawas, pelaku ini mendatangi kantor seorang diri dan memasuki kantor kurir setelah sebelumnya merusak kunci gembok. Dan dan langsung mengambil uang tunai dalam brankas dengan cara merusak, ” kata Syamsu kepada pojokcelebes.com -- jaringan suara.com, Selasa 5 Januari 2021.
Aksi pencurian yang dilakukan oleh pelaku AN dengan berhasil mengantongi uang puluhan juta. Sesampai di rumahnya uang hasil curiannya langsung dibagi kepada anggota keluarganya.
Baca Juga: Gegara Kucing Buang Air di Kasur, Pasutri Ini Cekcok Sampai Bercerai
Oleh AN, uang tunai sebanyak Rp 43 juta yang dicuri tersisa Rp 26 juta. Sebagian sudah dibagi-bagi. Ipar pelaku yang juga mendapat bagian dari hasil curian saat ini masih dikejar polisi.
“Dari penangkapan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti uang tunai senilai Rp 26 juta. Sedangkan sisanya diduga dibawa kabur oleh ipar pelaku. Saat ini dalam pengejaran polisi,“ kata Syamsu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Saksi Sejarah Konflik Poso-Ambon Buka Suara Soal Polemik Ceramah Jusuf Kalla: Tidak Masuk Akal..
-
Merajalela dan Resahkan Warga, Aksi Premanisme Jukir Liar di Pelabuhan Makassar
-
9 Langkah Antisipasi Warga Gorontalo Utara Menghadapi Kemarau Panjang
-
Gubernur Sulsel: Enrekang Harus Tumbuh Lewat Pertanian dan Infrastruktur
-
12 Fakta Penting KLB Campak di Sulsel: 1.304 Kasus, Empat Daerah Berstatus Darurat