SuaraSulsel.id - Cuaca ekstrim akibat fenomena La Nina sudah terasa di sebagian wilayah Sulsel. Intensitas hujan lebat disertai angin kencang mulai mengganggu pertanian.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulawesi Selatan Andi Ardin Tjajo mengatakan saat ini ada 3.000 hektare lahan luas tanam yang terendam banjir. 1.000 hektare diantaranya sudah terendam banjir dua hari.
"Kabupaten Maros merupakan daerah yang terparah terkena banjir yakni seluas 968 hektar sawah dari total luas tanam sebesar 3.348 hektare," kata Ardin, Kamis (31/12/2020).
Namun beruntung, kata Ardin tahun ini sawah-sawah tidak mengalami kerusakan atau puso meski dilanda banjir.
Kendati demikian, pihaknya terus memantau kondisi sawah di daerah-daerah penghasil padi seperti Maros, Gowa, Parapare, Sidrap, Barru dan Pinrang.
"Apalagi kondisi cuaca tidak menentu. Jadi kita tetap was-was. Kalau banjir lima hari, biasanya sudah puso," tambahnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Yos Rusdiansyah menambahkan curah hujan yang ekstrem dapat menganggu produksi hasil panen. Ia khawatir jika cuaca ekstrem masih terus berlanjut.
"Jika curah hujan ekstrem dan membuat lahan sawah banjir, tentunya punya dampak terhadap produksi hasil-hasil pertanian yang berkurang. Kemudian berdampak pada data statistik tanaman pangan," ujarnya.
Yos menuturkan kebutuhan pahan sangat krusial, jika produksi berkurang minimal petani bisa menyimpan stok untuk konsumsi dan bibit dengan aman serta jumlahnya cukup untuk jangka waktu tertentu.
Baca Juga: 6 Tradisi Warga Sulsel Menyambut Tahun Baru, Ada yang Dilarang
Selain itu, kata dia, perlu adanya bantuan pemerintah berupa percepatan aliran air pada lahan yang tergenang banjir dan alternatif aktivitas ekonomi yang mudah menyerap petani yang hanya terkena banjir.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
Bukan Sekadar Kartu, BRIZZI ARKIV Bawa Cerita Karya Lokal ke Blok M Hub
-
6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital
-
Cekcok soal Parkir Rp10 Ribu, Ojol Ditikam Jukir di Samping Mal Ratu Indah
-
Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela
-
Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah