SuaraSulsel.id - Hujan di akhir tahun 2020 mengguyur Kampung Berseri Astra (KBA) Burasa Rappocini Makassar. Oleh warga, lokasi di Kota Makassar ini biasa juga disebut Kampung Burasa.
Burasa diambil dari nama makanan khas di Sulawesi Selatan. Kata Burasa juga kependekan dari Budaya Rappocini Sehat dan Aman.
Bertempat di salah satu rumah warga, Muhammad Dany Gumara menjelaskan cara pemuda di KBA Burasa mengolah sejumlah bahan menjadi sabun cuci tangan.
Dany mengambil 1 liter perasan jeruk nipis. Dicampur dalam 10 liter air bersih. Kemudian menuangkan 1 Kilogram texapon. Dicampur 500 Gram sodium sulfat. Lalu diaduk sampai merata.
Setelah tercampur sempurna, masukan air dengan campuran texapon dan sodium ke dalam 1 wadah. Lalu aduk sampai merata. Kurang lebih 10 menit.
Setelah bahan mengental dan padat, tuangkan pewangi lemon 15 Gram dan pewarna makanan 5 Gram. Setelah bahan tercampur baik. Diamkan selama 1 sampai 2 hari.
"Harus diendapkan, untuk menghilangkan busa yang masih tumpah," ungkap Dany kepada Suara.com, Kamis (31/12/2020).
Setelah menunggu dua hari, Danny bersama teman-temannya bisa mendapatkan 8 liter sabun cair. Jika menggunakan komposisi bahan yang dicontohkan.
Sabun cair ini kemudian dikemas dalam berbagai ukuran. Diberi nama SANRISE. Artinya Sabun Rappocini Sehat.
Baca Juga: Ekspor Kendaraan dari Grup Astra Mencapai 61 Persen Total Ekspor Nasional
Saat Kecamatan Rappocini disebut Gugus Tugas Covid-19 masuk zona merah, SANRISE dibagikan gratis ke sejumlah warga di Kampung Burasa.
Para pemuda juga menyiapkan SANRISE lengkap dengan wastafel di sejumlah lorong. Agar warga bisa mencuci tangan sebelum masuk ke lingkungan KBA.
"Lorong 3 dan Lorong 5," kata Dany.
Tidak hanya membantu warga Kampung Burasa, Pemuda SANRISE juga menyumbangkan hampir 3000 bungkus SANRISE untuk warga Kota Makassar. Sabun diserahkan melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar.
SANRISE ikut mengkampanyekan pentingnya menjaga protokol kesehatan. Dengan cara menuliskan kalimat kampanye di kemasan sabun.
Beberapa kalimat kampanye dengan tagar #LAWANCovid-19, #MakassarSEHAT, dan # diRUMAHAJA ditempel di kemasan. Berdampingan dengan logo KBA Burasa Rappocini dan Grup Astra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Cuaca Ekstrem Terjang Makassar, 19 Rumah dan Satu Mobil Rusak
-
Berapa Jumlah Pajak Warga Sulsel Sepanjang 2025? Ini Data Perpajakan
-
Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Malam Pintu Langit Dibuka
-
Tawuran Lagi! Satu Warga Tewas di Makassar