Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Senin, 21 Desember 2020 | 10:32 WIB
Warga gotong royong membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan di Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa, Minggu (20/12/2020) / [Foto: Humas Pemkab Gowa]

"Disampaikan agar tidak ada masyarakat yang melakukan aktifitas memancing atau menyebrang di hilir sungai Jeneberang, mohon kerjasamanya untuk keselamatan kita bersama" ujar Adnan.

Bupati Adnan menyebutkan bahwa curah hujan di hulu sungai Jeneberang 117 mm. Sehingga kata dia Kondisi ini masuk klasifikasi sangat lebat.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Adenan Rasyid. Dirinya juga berharap masyarakat tidak melakukan aktivitas memancing ataupun penyebrangan di hilir sungai Jeneberang.

Adenan Rasyid menambah walaupun curah hujan di hulu sungai Jeneberang cukup tinggi, namun saat ini masih bisa ditampung oleh bendungan Bili-bili.

Baca Juga: Pohon Tumbang Rusak Satu Rumah Warga di Gowa

"Karena jauh-jauh hari sejak peringatan dari BMKG kami dari BBWSPJ sudah mengurangi volume air di waduk. Untuk saat ini (pukul 14.00 wita) elevasi waduk Bili-bili 89,19 mdpl, masih dibawah elevasi normal 99,5 mdpl," ungkapnya.

Load More