SuaraSulsel.id - Siapa yang tidak kenal dengan Ika Indria Sari atau lebih populer dengan nama Ika KDI. Pedangdut satu ini telah sukses dalam kariernya sebagai penyanyi dangdut.
Ika berbagi cerita bagaimana kondisinya di tengah pandemi Covid-19 yang masih terus mewabah ini.
Ika mengatakan, selama pandemi Covid-19, ia masih tetap mencari penghasilan dengan cara bernyanyi.
Cara yang ditempuh jebolan Kontestan Dangdut Indonesia (KDI) 2004 ini, sudah tentu berbeda dari sebelum pandemi.
Di tengah pandemi Covid-19, Ika lebih kerap bernyanyi di acara pernikahan. Dengan menerapkan protokol kesehatan. Semua ini Ika lakukan agar tetap mendapatkan penghasilan.
"Alhamdulillah masih manggung tapi lebih banyakan event nikahan. Itu saja masih tetap ikuti protokol kesehatan," kata Ika kepada SuaraSulsel.id.
Selama pandemi Covid-19, acara pernikahan yang Ika kunjungi untuk menghibur tamu-tamu kedua mempelai pengantin masih berada di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Besar kecilnya upah yang Ika dapatkan setiap bernyanyi di acara nikahan, semuanya tergantung dari jarak lokasi acara.
"Kalau sekarang situasi pendemi masih daerah Sulsel saja," kata dia.
Baca Juga: Ika KDI Berbagi Tips Agar Sukses Kepada Penyanyi Dangdut Muda
"Tergantung jaraknya juga kak, rahasia dong (bayaran)," tambah Ika.
Untuk menjaga kebugaran tubuhnya, Ika mengaku kerap mengkonsumsi vitamin dan rajin berolahraga.
Selain itu, protokol kesehatan tetap harus diterapkan agar tidak mudah terjangkit virus Corona saat beraktivitas di luar rumah.
"Alhamdulillah konsumsi vitamin, olahraga ringan dan tetap pakai masker ke mana-mana," terang Ika.
Tak hanya bernyanyi, rupanya pandemi Covid-19 juga membuat Ika berpikir keras untuk dapat lebih kreatif. Agar penghasilannya terus mengalir.
Salah satu cara yang dilakukan Ika adalah dengan berjualan krim wajah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah
-
JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas
-
Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen
-
Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan
-
PERADI Profesional dan Unhas Siapkan PPA, Target Lahirkan Advokat Beretika