SuaraSulsel.id - Bupati Bone A. Fahsar M. Padjalangi mengaku khawatir dengan lonjakan jumlah kasus Covid-19. Sampai saat ini kasus Covid-19 di Bone mencapai 635 pasien terkonfirmasi positif.
“Kondisi di Bone saat ini sangat-sangat mengkhawatirkan. Kita tidak pernah menyangka bahwa kasus telah tembus 635 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, padahal sebelumnya Bone dikenal kasusnya melandai dibanding daerah lainnya," katanya di Bone, Rabu (16/12/2020).
Berkaitan dengan hal tersebut, ia meminta masyarakat lebih peduli terhadap penambahan kasus itu di Bone dengan mengetatkan penerapan protokol kesehatan.
Dia mengaku, Bone pernah mencatat rekor baru atas penambahan kasus baru per hari dengan total kasus terkonfirmasi positif mencapai 53 kasus.
“Saya ditelepon gubernur mempertanyakan kasus Covid-19 di Bone kenapa bisa meledak, padahal selama ini Bone dikenal dengan kasus Covid paling melandai di Sulsel,” katanya.
Juru Bicara Tim Satgas COVID-19 Bone drg Yusuf mengatakan, total kasus terbaru di Bone saat ini 635 kasus, di mana 159 diantaranya pasien dirawat, 464 orang dirawat, dan 12 orang meninggal dunia.
Berdasarkan data Tim Satgas COVID-19 Bone, hari ini terdapat penambahan kasus baru. Lima orang, berasal dari tiga kecamatan, yakni Tanete Riattang Timur, Sibulue, dan Barebbo.
Pasien yang dinyatakan sembuh 30 orang. Dari total pasien itu, sebagian ada yang mengikuti program Duta Wisata Covid-19 di Makassar dan ada juga dirawat. (Antara)
Baca Juga: Vaksinasi Perlu Didukung Kepatuhan Masyarakat Menerapkan 3M
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah