SuaraSulsel.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terus merampungkan hasil perhitungan suara dari tingkat TPS.
Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil foto formulir Model C.Hasil-KWK yang dikirim oleh KPPS melalui aplikasi Sirekap, pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto - Fatmawati Rusdi memimpin perolehan suara sekitar 41,1 persen.
Sementara pasangan Appi-Rahman meraih 34,9 persen. Deng Ical - Fadli Ananda 19,1 persen dan IMUN 4,9 persen.
Sampai Pukul 10.38 Wita, Kamis (10/12/2020) jumlah foto formulir yang masuk sebanyak 945 dari total 2394 formulir. Atau sudah mencapai 39,47 persen.
Danny Pomanto mengaku masih menunggu hasil resmi dari KPU. Pihaknya sudah menyiapkan 10 saksi untuk berjaga diluar TPS dan 1 untuk di dalam TPS.
"Ada tim yang kuat di lapangan untuk mengawal real count. Ada saksi luar 10 dan saksi dalam 1 orang. Saya rasa ini cukup," ungkapnya.
Diketahui, pasangan nomor urut 1 Danny Pomanto - Fatmawati Rusdi menang telak di tujuh kecamatan, dari 15 kecamatan di Kota Makassar.
Pasangan dengan slogan Adama ini dinyatakan menang versi hitung cepat pada sejumlah lembaga survei.
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mencatat, pasangan ini mampu menang telak di tujuh kecamatan.
Baca Juga: Danny-Fatma Menang, Appi-Rahman Beri Ucapan Selamat
Yakni di Kecamatan Bontoala, Kepulauan Sangkarrang, Kecamatan Makassar, Kecamatan Mamajang, Kecamatan Mariso, Kecamatan Pannakukang, dan Kecamatan Tallo.
Akan Rangkul Semua Lawan
Danny Pomanto mengaku siap mengadopsi program dari lawannya di Pilkada Kota Makassar.
Danny mengatakan, program yang dituangkan dalam visi misi pasangan calon lain cukup menarik. Dia akan meminta waktu mereka untuk bertemu.
"Saya akan bertemu dengan calon lain. Banyak ide-ide menarik dari pasangan IMUN, Dilan dan Appi- Rahman. Karena kami dipersatukan terhadap cinta Makassar ke depan. Maka alangkah baiknya, jika ada beberapa poin dari kandidat lain untuk kita masukkan di visi misi," kata Danny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
BRI Tetapkan Dividen Rp52,1 Triliun, Cerminkan Kinerja dan Fundamental Kuat
-
BRI Ekspansi ke Timor Leste, Pegadaian Siap Layani UMKM
-
Kabid Propam Polda Sulsel Dilaporkan ke Mabes Polri, Diduga 'Bekingi' Sengketa Lahan
-
Kisah Nurdin dan Irwan: Tiga Dekade Menyelamatkan Sejarah dari Ancaman Lupa
-
Ditolak KUA, Ayah Tetap Nikahkan Anak di Bawah Umur dengan Pria 71 Tahun di Luwu