SuaraSulsel.id - Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komsat Universitas Hasanuddin menggelar webinar GenBI Investment Class. Membahas ”Millenial Melek Investasi Reksa Dana”.
Webinar dihadiri 200 peserta, dan 2 orang narasumber ahli dalam bidang investasi. GenBI Komsat UNHAS membuka peluang yang sangat besar bagi milenial yang ingin memulai berinvestasi.
Acara dibuka Wakil Ketua GenBI Sulsel Muh. Nur Fitrah Ramadhan. Nur mengatakan program kerja ini merupakan program kerja yang sangat berbeda dari program kerja lainnya. Karena program mengajak untuk berinvestasi.
"Bagaimana generasi muda melek untuk berinvestasi dan khususnya pada program kerja ini yaitu reksa dana,” kata Nur, Jumat (27/11/2020).
Baca Juga: Investasi Terhambat Masuk Dinilai Karena Tarif Pajak Daerah Terlalu Tinggi
Acara dipandu Nadya Septiani ini memiliki tujuan untuk memperkenalkan konsep dasar investasi, inspirasi berinvestasi yang sukses, menumbuhkan semangat untuk memulai investasi reksa dana dan meningkatkan pengetahuan instrumen-instrumen pasar modal.
Acara menghadirkan Fahmi Amirullah (IDX Perwakilan Sulawesi Selatan) dan Afdal Murti Pradana (Praktisi Pasar Modal).
Pada webinar ini, pemateri pertama yaitu Fahmi Amirullah membahas Millenial Melek Investasi. Menariknya Fahmi Amirullah juga memberikan tips kepada peserta hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai investasi di Pasar Modal.
"Tentukan batas investasi sesuai kemampuan, pahami tujuan investasi, kenali profil resiko, pelajari alternatif, tentukan strategi investasi, manfaatkan jasa professional, displin dan update berita," kata Fahmi.
Materi GenBI Investment Class yang kedua mengangkat pembahasan mengenai Konsep Reksa Dana Secara Umum, yang dibawakan oleh Afdal Murti Pradana.
Baca Juga: Restoran Pizza Berdayakan Komunitas Tuli Sebagai Pegawai, Simak Ceritanya
Pada sesi kedua materi ini, pemateri menjelaskan konsep reksa dana secara umum. Tak lupa memberikan informasi manfaat dari reksa dana, “berpengalaman & professional, likuiditas tinggi, terdiversifikasi, transparansi, bayar rendah, bukan objek pajak dan yang terpenting diatur dan diawasi OJK,” kata Afdal.
Berita Terkait
-
Cara Perusahaan Swasta Investasi Sosial Demi Ketahanan Pangan Lokal
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
Dasco Dengar Kabar Investor Dari Qatar Akan Masuk ke Danantara
-
Beda THR Ameena dari Ashanty vs Geni Faruk, Hampir Jadi Korban 'Investasi Bodong' Atta Halilintar
-
6 Komunitas Womenpreneur Indonesia, Wadah Pemberdayaan Perempuan Pengusaha
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting
-
Alarm Pagi Bikin Stres? Ini 9 Trik Jitu Kembali Produktif Setelah Liburan
-
BREAKING NEWS: Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Wilayah Luwu Timur
-
Terungkap! Penyebab Karyawan Perempuan Tewas Tergantung di Kamar Kos Makassar