Dan yang ada kekhawatiran lagi, jutaan orang Amerika akan melakukan perjalanan akhir pekan setelah Thanksgiving dan berisiko terkena virus atau menyebarkannya dalam perjalanan pulang atau begitu mereka sampai di tempat tujuan.
Pakar kesehatan masyarakat khawatir dengan keadaan demikian, seperti kata Dr. Joe Gerald dari Universitas Arizona.
“Ada 2-3 minggu yang mengerikan di depan kita. Jika kita tidak membuat perubahan pada perilaku dan kebijakan kita, tiga minggu setelah itu akan menjadi lebih buruk.”
Para ahli memperkirakan jumlah orang yang terinfeksi di seluruh Amerika akan meledak tepat sebelum liburan Natal dan Tahun Baru, sebagian karena perayaan Thanksgiving.
Dan, itu adalah sesuatu yang harus diperhatikan oleh seluruh dunia dengan cermat ketika liburan lainnya semakin dekat. (VOA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8