SuaraSulsel.id - Calon Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin diam-diam menghadiri pertemuan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimukti Yudhoyono.
AHY menemui Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah di rumah jabatan (Rujab) Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (25/11/2020). Pertemuan dilakukan secara tertutup.
Menurut sumber SuaraSulsel.id, Appi masuk ke rumah jabatan lewat pintu samping. Ia datang terlambat. Bus bergambar foto paslon nomor dua itu juga terlihat terparkir di pintu samping rujab.
Pertemuan berlangsung kurang lebih sejam. Turut hadir pada kesempatan itu sejumlah pengurus DPD Partai Demokrat Sulsel.
Saat diskusi selesai, Appi lebih dahulu meninggalkan rujab dan menuju ke Menara Bosowa. Agenda AHY selanjutnya memang menggelar konferensi pers di sana.
Disinggung mengenai kehadiran Appi, AHY dan Nurdin Abdullah kompak bungkam.
"Ada sesinya nanti itu. Saya tidak mau komentar soal Pilkada," jawab AHY singkat.
Ia mengaku pertemuannya dengan Gubernur Sulsel hanya sekadar silaturahmi. Selain itu membicarakan peran partai untuk kemajuan Sulsel ke depan.
"Intinya kami berdiskusi melepas rindu. Sudah lama berencana bersilaturahim tapi baru ketemu," ujarnya.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Tolak Panggilan Bawaslu Makassar
Agus juga mengaku mengapresiasi Pemprov Sulsel menangani Covid-19. Terbukti perekonomian Sulsel mulai pulih dibanding provinsi lain.
"Saya kira kita apresiasi berbagai terobosan Pemprov, bukan hanya untuk mengatasi krisis Covid tapi juga untuk pertumbuhan ekonomi," katanya.
Arah dukungan Gubernur Sulawesi Selatan di Pilwali Kota Makassar memang menarik perhatian publik. Nurdin awalnya disebut mendukung pasangan nomor urut 3, Syamsu Rizal-Fadli Ananda.
Maklum, pasangan dengan tagline DILAN ini diusung oleh PDIP. Partai bermoncong putih itu juga pengusung Nurdin di Pilgub 2018 lalu.
Di tengah jalan, dukungan Nurdin Abdullah disebut membelot ke pasangan calon Appi-Rahman. Hal tersebut juga terlihat di postingan akun official Appi-Rahman di facebook.
Nurdin Abdullah sendiri yang dikonfirmasi tak mau mengomentari hal itu. Ia bilang takut diperiksa Bawaslu lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda
-
Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Unhas Berakhir Rusuh, Satu Mahasiswa Diamankan
-
Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati
-
Mark-up hingga Peserta Fiktif, Daftar Modus Korupsi Balai Pelatihan Dibongkar Kejati Sulsel
-
Gerakan Pangan Murah Nasional Digelar di Makassar