Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Senin, 23 November 2020 | 09:44 WIB
Kepala Satpol PP Makassar Iman Hud / [Foto: Istimewa]

SuaraSulsel.id - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Makassar Iman Hud mengatakan, bekerjasama dengan Front Pembela Islam (FPI) di Kota Makassar untuk menurunkan baliho Habib Rizieq Shihab (HRS).

"Bukan dengan kebencian," kata Iman, Minggu (22/11/2020)

Jika TNI menurunkan baliho Rizieq Shihab di Kota Jakarta, berbeda halnya dengan Kota Makassar.

Baliho dan spanduk bergambar Habib Rizieq Shihab di Kota Makassar justru diturunkan oleh relawan dari Anggota Front Pembela Islam (FPI).

Baca Juga: Viral Diduga Pendukung Ahok Ikut Penertiban Baliho Habib Rizieq, Faktanya

Bekerjasama dengan Anggota Satpol PP Kota Makassar. Tanpa harus melibatkan Anggota TNI.

Bersama Satpol PP Kota Makassar, massa dari Front Pembela Islam (FPI) ikut terlibat dalam saat proses pencabutan baliho tersebut.

“Itu (baliho) FPI dengan tulus saya turunkan, dan masih ada yang belum turun dia yang mau turunkan,” kata Kepala Satpol PP Kota Makassar, Iman Hud, kepada terkini.id -- jaringan suara.com

Sebelumnya Satpol PP melakukan penurunan baliho di Kecamatan Mamajang. Selain itu, penurunan baliho juga terjadi di Jalan Gunung Bawakaraeng dan Taman Bawakaraeng.

Alasan penurunan baliho, selain tidak memiliki izin, juga dianggap mengganggu keindahan kota. Khususnya di ruas jalan yang tidak boleh ada spanduk dan baliho.

Baca Juga: Hari Ini Wagub DKI Jakarta Diperiksa Polisi Soal Hajatan Habib Rizieq

Penurunan baliho Ketua FPI Rizieq Shihab, kata Iman, melalui pendekatan humanistik yang mengutamakan komunikasi dengan pimpinan FPI di Makassar.

“Bukan dengan kebencian, semata-mata menjaga keutuhan NKRI semua orang bisa khilaf. Panglima bisa khilaf, habib bisa khilaf. Kita sebagai manusia harus saling memaafkan,” ungkapnya.

Load More