SuaraSulsel.id - Video pembaiatan yang diduga melenceng dari ajaran islam heboh di Kota Palopo.
Tiga orang mahasiswi yang sedang melakukan praktik kerja di SMPN 8 Palopo, dibaiat oleh HS.
HS adalah suami dari seorang guru SMP tempat mahasiswi tersebut melakukan praktik.
Dalam keterangannya, Kepala Kemenag Kota Palopo, Rusdy Hasyim mengaku, sebelum dibaiat, ketiga mahasiswi ini diiming-imingi hadiah.
Mahasiswi yang berhasil mendapatkan 10 pengikut, dapat hadiah 1 unit motor.
"Kami sudah koordinasi dengan kejaksaan dan kepolisian. Mahasiswi dalam video itu juga sudah dimintai keterangan," kata Rusdy, Jumat (20/11/2020).
Namun, informasi tersebut kata Rusdy masih dari satu pihak. Sang pembaiat, HS belum dimintai keterangan.
"Nanti tim dari Kejaksaan yang akan menindaklanjuti. Karena kasus ini resmi ditangani tim dari Kejaksaan," tambahnya.
Tim yang dimaksud adalah tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Masyarakat (Tim PAKEM) Kejari Kota Palopo.
Baca Juga: Detik-detik Mobil Damkar Kecelakaan Saat Bertugas, Seperti Adegan di Film
Apabila, hasil dari tim tersebut menemukan adanya dugaan aliran sesat, maka akan dilakukan penanganan lebih lanjut.
"Bisa pidana jika itu betul-betul aliran sesat. Nanti tim dari Kejaksaan yang tentukan," jelasnya.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman juga meminta masyarakat agar selalu mewaspadai aliran sesat yang tidak sejalan dengan syariat Islam. Hal seperti ini bisa memecah bela persaudaraan.
"Kita tidak tahu, jangan sampai hal-hal seperti ini ada di sekitar kita. Tetap waspadai aliran-aliran yang tidak sejalan dengan syariat islam," ujar Sudirman.
Ia mengaku persoalan yang dihadapi umat Islam saat ini adalah konflik antara sesama umat Islam itu sendiri. Jangan sampai hal seperti ini terjadi di Sulsel.
Sebelumnya, pembaiatan itu terjadi saat guru HN mengajak tiga mahasiswi untuk makan kapurung di rumahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Peringatan Keras Rektor Unhas Bagi 1.128 Pengawas UTBK: Sanksi Tanpa Toleransi
-
Kapan Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030? Begini Persiapan Panitia
-
Siaga! Enam Kecamatan di Kota Makassar Rawan Kekeringan Hingga Oktober 2026
-
Besok Warga di Makassar Akan Turun ke Jalan Bela Jusuf Kalla, Ini Titik Aksinya
-
Puluhan Ribu Kasus, Begini Cara Melindungi Diri dari Virus Campak yang Mudah Menular