SuaraSulsel.id - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Terawan Agus Putranto, melantik Prof. Dr. Abdul Kadir sebagai Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Acara pelantikan berlangsung di Gedung Kemenkes RI, Jakarta, pada Kamis (22/10/2020).
Abdul Kadir merupakan guru besar dalam bidang Ilmu Kesehatan Telinga, Hidung, dan Tenggorokan pada Fakultas Kedokteran Unhas.
Pria kelahiran Bantaeng, 23 Mei 1962 ini, dikukuhkan sebagai guru besar pada April 2009.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Abdul Kadir pernah menjabat beberapa jabatan, diantaranya Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kadir tercatat juga pernah menjabat Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Mengutip dari Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Menteri Kesehatan Terawan menitipkan pesan kepada dokter Kadir untuk segera melaksanakan tugas dan program.
“Dirjen Yankes agar segera berkoordinasi melakukan konsolidasi dengan beberapa pimpinan tinggi pratama di lingkungan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, untuk menajamkan pandangan dan menyerasikan gerak langkah agar program kegiatan terlaksana dengan baik,” kata Menteri Terawan.
Segenap sivitas akademika Universitas Hasanuddin mengucapkan selamat mengemban amanah kepada Abdul Kadir. Teriring harapan beliau dapat sukses mengemban tugas dan tanggung jawab yang diberikan.
Baca Juga: Mahasiswa Unhas Bikin Inovasi Industri Kriya Berbahan Dasar Kulit
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum
-
Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan