SuaraSulsel.id - Berbagai aliansi mahasiswa kembali turun ke jalan di Kota Makassar menyuarakan aspirasi. Menolak Omnnibus Law UU Cipta Kerja.
Sebanyak 5 SSK personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang dipimpin Komandan Batalyon A Pelopor AKBP Darminto, disiagakan untuk mengamankan aksi unjuk rasa.
Di tengah pengamanan, ada kebersamaan yang ditunjukkan Personel Brimob Polda Sulsel dan beberapa Mahasiswa yang berada di lokasi unjuk rasa. Tepatnya di bawah jalan layang Urip Sumoharjo, Kota Makassar.
Brimob Batalyon A Pelopor membuka dapur lapangan. Menyediakan berbagai macam menu untuk dibagikan kepada masyarakat dan mahasiswa secara gratis.
Makanan yang disajikan dapur lapangan pun habis dalam waktu singkat. Selain makanan, dapur lapangan juga memberikan kopi dan teh kepada mahasiswa.
AKBP Darminto mengatakan, mobil ini dikelola oleh 11 anggota yang semuanya merupakan anggota Batalyon A Pelopor, terdiri dari sopir hingga juru masak. Mobil ini bahkan bisa menyiapkan makanan mencapai 1000 makanan siap saji.
“Kalau jumlahnya bisa sekitar 1000 makanan kita siapkan. Ada pisang, ubi, sukun, ubi jalar juga,” ungkap Darminto, Selasa (20/10/2020).
Tak perlu lama menunggu, untuk makanan yang disajikan oleh tim dapur lapangan ini. anggota hanya memasak 10 hingga 15 menit, makanan berupa gorengan sudah siap saji.
Makanan yang disajikan beraneka ragam, mulai gorengan ubi, pisang, sukun hingga minuman berupa kopi, teh dan susu.
Baca Juga: Polisi Pakaian Preman Tendang Brimob yang Piting Pendemo: Perwiraku Itu!
“Jadi benar kami menyediakan makanan dengan menggunakan mobil dapur lapangan yang dimana makanan-makanan yang kita buat ini diperuntukkan memang untuk siapa saja yang ingin menikmati makanan yang telah kita buat,” ucap Dansat Brimob Kombes Pol Muhammad Anis.
Anis mengapresiasi Tim Dapur Lapangan yang memberikan makanan kepada beberapa mahasiswa yang melaksanakan aksi unjuk rasa.
“Ini merupakan wujud nyata bakti Brimob untuk masyarakat, dengan menunjukkan Kebersamaan dengan masyarakat menjadi bukti bahwa Brimob hadir untuk masyarakat," kata Anis.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Heboh! Dua Notaris di Sulbar Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa ?