SuaraSulsel.id - Komunitas pelari RIOT Makassar membagikan paket sembako bagi warga yang terdampak wabah Covid-19 di Makassar.
Total ada 60 paket yang dibagikan secara langsung di sejumlah wilayah di Kota Makassar.
Ketua RIOT Makassar, Capt. Akko mengatakan, puluhan paket sembako ini dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.
Mereka yang menerima bantuan sembako antara lain tukang parkir, tukang becak, ibu rumah tangga, dan lainnya.
"Ada juga beberapa paket sembako kita serahkan ke panti asuhan," ujar Akko, Rabu (14/10/2020).
Ia mengatakan, pandemi Covid-19 ini disadari telah banyak memberi dampak bagi masyarakat. Banyak orang kehilangan pekerjaan dan kesulitan mencari nafkah akibat mewabahnya virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China.
"Olehnya itu, kami bersama PT Telkom mencoba menginisiasi program berbagi sembako ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat yang terdampak wabah Covid-19," kata Akko.
Salah seorang warga penerima sembako, Daeng Lebang mengaku bersyukur mendapatkan bantuan ini.
"Terima kasih kepada RIOT dan Telkom. Semoga semuanya diberikan kesehatan dan wabah ini segera berakhir," katanya.
Baca Juga: Gejala Baru Virus Corona dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya
Pandemi Menjadi Momentum Industri untuk Bantu Masyarakat
Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 menyebabkan perubahan di berbagai aspek kehidupan. Terutama kesehatan masyarakat.
Untuk mengatasi permasalahan global ini, dibutuhkan peran serta berbagai pihak, salah satunya industri.
“Kantor Staf Presiden mewakili pemerintah sangat mengapreasi pihak industri dalam mewujudkan partisipasi publik yang sangat signifikan bagi masyarakat,” kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pada acara simbolis penyerahan donasi masker di Gedung Bina Graha, Jakarta Rabu (14/10/2020).
Kantor Staf Presiden (KSP) mewakili pemerintah menerima donasi 5 juta masker medis dari AICE. Untuk disalurkan kepada masyarakat.
Sumbangan masker ini sebagai upaya pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia.
Moeldoko mengatakan, upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan cara mempromosikan 3 M. Mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak tidak akan berjalan baik bila salah satu unsurnya tidak terpenuhi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk
-
Nikmati Layanan Premium Medical Check Up Bersama BRI Private
-
BRI InFrame 2026 Ajak Jurnalis dan Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Kerakyatan
-
57 Pelajar Keracunan MBG di Kendari, Kepala SPPG Minta Maaf
-
Warga Makassar-Gowa Bernapas Lega! Proyek Jalan Aroepala Selesai, Segera Dibuka Penuh