Kapolsek Jetis Iptu Edi Sucipta, yang dikonfirmasi beritajatim.com, jejaring media suara.com terkait permasalahan tersebut mengaku belum menerima laporan.
Karena belum ada laporan, dia melanjutkan, polisi tidak mempunyai dasar untuk penyelidikan. Namun dirinya akan melakukan kroscek dengan reskrim perihal kejadian tersebut.
"Setahu saya belum ada laporan terkait cerita pelecehan di jalan Desa Winong sampai perempatan Jetis. Tetapi coba akan saya kroscek dulu dengan reskrim dan babinsa," katanya, seperti dikutip dari beritajatim.com, Jumat (25/09/2020).
Dia mengatakan seputaran jalan yang diduga tempat pelaku melakukan pelecehan itu, kata Edi tempatnya cukup terang, ada yang gelap tapi jarang. Meski belum ada laporan, pihaknya akan intensif melakukan patroli di jam-jam rawan tersebut.
Sebagai bentuk antisipasi kejadian serupa supaya tidak terjadi lagi, Edi mengimbau jika lagi jalan harus ada teman. Minimal dua orang, jangan sendiri.
Itu dilakukan untuk mengurangi niat dari pelaku. Kalau ada temannya, pelaku akan segan untuk melancarkan aksi bejatnya. Kalau sendiri kan niat pelaku akan semakin timbul.
"Kami mengimbau kepada masyarakat terutama kaum perempuan jika keluar malam tidak sendiri, harus ada teman. Dengan ada teman, pelaku bisa jadi menjadi segan untuk melancarkan aksinya," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila