SuaraSulsel.id - Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 13 Kilogram.
Barang terlarang tersebut disita dari empat orang pria yang diduga merupakan sindikat jaringan narkoba di Kota Makassar.
Empat pelaku yang ditangkap, masing-masing diketahui bernama Muhammad Albi Farid, Ahmad Toto, Andi Zaldy Mansyur, dan satu orang lagi berinisial MN.
Kapolda Sulsel Inspektur Jendral Polisi Merdisyam mengatakan, terbongkarnya kasus ini setelah Tim Khusus Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel melakukan penyelidikan.
"Keempat pelaku ditangkap di tempat yang berbeda-beda," kata Merdisyam saat menggelar jumpa pers di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kamis (24/9/2020).
Penemuan 13 Kilogram sabu-sabu dan ribuan pil ekstasi, bermula dari tertangkapnya Muhammad Albi Farid di salah satu rumah Kos, Jalan Bontosunggu, Kecamatan Tamalate, Makassar, Minggu (20/9/2020) pukul 19.00 Wita.
Dari tangan Farid, polisi menyita barang bukti berupa satu kemasan plastik berisi 8 tablet ekstasi berwarna biru.
Tertangkapnya Farid, polisi kemudian melakukan pengembangan. Hasilnya, Achmad Toto ditangkap dengan membawa barang bukti berupa satu buah dompet coklat yang berisi tiga kemasan plastik berisi kristal bening. Bersama delapan kemasan berisi 57 butir tablet ekstasi warna biru.
"Selain itu, ditemukan juga satu butir patahan ekstasi warna biru dan satu buah handphone android hitam," kata Merdisyam.
Baca Juga: Napi Gali Lubang, Anak Buah Prabowo: Sisa Urugan Tanah Tak Terlihat, Aneh
Untuk pelaku Andi Zaldy Mansyur, ditangkap di Perumahan Bumi Permata Hijau, Jalan Hertasning Kecamatan Rappocini, Makassar, Senin (21/9/2020) pukul 11.50 Wita.
Sedangkan, untuk pelaku berinisial MN ditangkap di Kompleks UMI, Jalan Racing Center, Kecamatan Panakukkang, Makassar pada Rabu (23/9/2020) pukul 01.00 Wita.
Saat tertangkap, polisi berhasil menyita satu buah tas ransel warna biru berisi satu kemasan plastik besar sabu-sabu dan 30 kemasan plastik berisi 2.994 butir tablet ekstasi.
"Barang bukti yang disita sabu-sabu seberat 13 kilogram, dan 2.994 tablet ekstasi, tiga buah timbangan digital dan satu unit mobil Honda Brio," ungkap Merdisyam.
Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel Kombes Hermawan menambahkan, empat pelaku diduga merupakan sindikat narkoba yang beroperasi di Kota Makassar.
Hanya saja, Hermawan belum mau membeberkan secara detail terkait gambaran jaringan yang diungkap ini. Alasannya, pihaknya masih dalam melakukan pengembangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8