SuaraSulsel.id - Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu menerima kunjungan Bupati Pinrang Irwan Hamid, Selasa (15/09)
Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Rektor, Lantai 8, Gedung Rektorat, Unhas Tamalanrea.
Turut hadir pada pertemuan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Muh Restu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Prof Alimuddin Unde, Direktur Komunikasi Suharman Hamzah, dan Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Pinrang Andi Tjalo Kerrang.
Bupati Pinrang mengutarakan niatnya untuk mengembangkan sumber daya manusia. Khususnya dalam bidang pertanian dan kelautan.
Baca Juga: Mentan : Petani harus Antisipasi Kondisi yang Bisa Ancam Lahan Pertanian
Menurut Irwan, potensi yang dimiliki Kabupaten Pinrang dalam bidang pertanian dan kelautan akan semakin berkembang. Jika didukung kesiapan sumber daya manusia yang siap pakai.
“Kami menuangkan dalam visi misi dan rencana pembangunan daerah. Untuk membuka sekolah vokasi di Pinrang. Selain memberi kesempatan bagi anak-anak muda Pinrang untuk memperoleh pendidikan tinggi, kami juga berharap gagasan ini dapat mengembangkan sektor pertanian yang menjadi unggulan kami,” kata Irwan.
Irwan Hamid bertemu Rektor Unhas secara khusus bertujuan membahas peluang kerja sama dengan Universitas Hasanuddin dalam merealisasikan ide tersebut.
Dia berharap, kerja sama dengan Unhas dapat mempercepat proses pembukaan pendidikan tinggi di Pinrang.
Menanggapi hal tersebut, Rektor Unhas Dwia menyambut hangat. Dwia berterima kasih atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Pinrang untuk mengajak Unhas terlibat dalam kerja sama pembukaan sekolah vokasi tersebut.
Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat Ceramah di Tabligh Akbar Dies Natalis Unhas
“Kami tentu menyambut baik rencana ini. Universitas Hasanuddin sebagai lembaga pendidikan tinggi terbesar di luar Pulau Jawa dan Kawasan Timur Indonesia tentu memiliki tanggung jawab moral untuk memberi kontribusi dan manfaat langsung bagi pembangunan daerah dan masyarakat. Insyaallah, dengan kedatangan Pak Bupati ini kita bisa segera membahas hal teknis untuk merealisasikan dalam waktu secepatnya,” kata Dwia.
Berita Terkait
-
Serapan BULOG Naik 2.000 Persen, Hensa: Memang Dingin Tangan Mentan Amran
-
Kak Seto Ungkap Pemicu Siswa SMA Sodomi 16 Anak di Pinrang: karena Tekanan yang Selalu Berat
-
Siswa SMA di Pinrang Jadi Pelaku Sodomi, KPAI Minta Proses Hukum Tetap Pakai UU Peradilan Anak
-
Temui Pramono, Petinggi Muhammadiyah Curhat Mau Bangun Kampus Baru di Jakbar
-
Polri Garap Jagung 1,7 Juta Hektare: Misi Mulia atau Salah Urus?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Terungkap! Penyebab Karyawan Perempuan Tewas Tergantung di Kamar Kos Makassar
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar