Karena ruang interaksi kita menjadi terbatas, yaitu audio dan visual saja. Oleh karena itu, senjata kita untuk sedikit membesarkan ruang kita adalah dengan imajinasi.
Hal penting lainnya lagi adalah, dengan keterbatasan ruang ini, interaksi virtual menjadi lebih melelahkan.
Oleh karena itu, penting untuk dibuat menjadi lebih menyenangkan. Caranya yah, interaksi kita dengan orang lain (terutama mahasiswa) dibuat menjadi lebih cair. Dalam arti lebih akrab, dosen menjadi lebih friendly.
Karena sebenarnya relasi yang cair dengan mahasiswa ini yang membuat kelas bukan hanya sekedar keharusan saja. Tapi juga menjadi ruang yang menyenangkan, yang akhirnya membuat dosen dan mahasiswa bisa antusias dan sepenuh hati hadir.
Ditambah lagi pandemi yang mengharuskan dosen dan mahasiswa dipaksa beradaptasi.
iya semua harus beradaptasi, dosen dan mahasiswa, tenaga kependidikan juga harus beradaptasi. Jika tidak, maka akan menghambat upaya sampai pada capaian pembelajaran.
Bagaimana sebaiknya hubungan dosen dan mahasiswa dijalin? Agar target dunia pendidikan tercapai ?
Saya rasa sekarang anak-anak sudah diberikan banyak opsi. Opsi ruang belajar, opsi teman belajar, opsi sumber belajar dan seterusnya.
Dengan tersedia banyak opsi seperti ini, mereka akan otomatis mengikuti naluriahnya sebagai manusia, mencari yang lebih membuat mereka senang.
Baca Juga: Keren! Peneliti IPB University Ciptakan Baju Anti Peluru dari Limbah Sawit
Belajar jika tidak dibuat menyenangkan, maka anak akan memperhadapkannya dengan pilihan main game misalnya.
Nah, dosen pun begitu, kalo menjadi pribadi yang tidak menyenangkan, maka jangan marah jika mahasiswa meninggalkan anda. Jika mahasiswa pergi, lantas anda mau mengajar siapa?
Nah saya percaya bahwa relasi yang lebih cair dengan mahasiswa di luar ruang kelas itu akan berpengaruh pada proses pembelajaran.
Dimana pengaruhnya? Minimal mahasiswa akan bersemangat ikut pembelajaran dosen yang dianggapnya bisa membuat mereka tidak bosan. Tapi tentu bisa menambah pengetahuan mereka.
Jangan membayangkan bisa memberi mereka pengetahuan kalo mereka sendiri tidak ingin berada dekat anda.
Kakak Gego meski dosen, tetap aktif bermain musik. Bahkan tidak sungkan tampil di depan mahasiswa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Antrean BBM Makin Panjang, Wali Kota Makassar Datangi Pertamina: Tolong Cari Jalan Keluar!
-
Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik
-
Antre 7 Jam Demi Pertalite, Ojol di Makassar: Kami Butuh, Bukan Panic Buying
-
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring
-
BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Permudah Layanan Keuangan bagi PMI