Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah berharap tidak ada lagi Pembatasan Solial Berskala Besar (PSBB) di Sulawesi Selatan.
Hal itu disampaikan Nurdin Abdullah dalam sambutan Pencanangan Gerakan Kendalikan Covid-19 dengan Gerakan Trisula di Lapangan Karebosi Makassar, kemarin.
Menurut Nurdin, Gerakan Trisula meliputi pelacakan masif, pengujian secara agresif, dan edukasi pelaksanaan protokol kesehatan. Bukan karena jumlah kasus Covid-19 terus meningkat.
"Alhamdulillah kondisi Covid-19 di Sulsel telah melandai dua bulan terakhir. Kita akan lakukan terus pelacakan masif, pengujian secara agresif, dan terus himbau masyarakat untuk pakai masker," jelas Nurdin.
Gerakan pencegahan Covid-19, kata Nurdin, akan terus dilakukan sampai ditemukan vaksin.
"Selama belum ada vaksin, kita lakukan terus gerakan pembatasan penyebaran covid. Jangan kita terlena, karena sekarang Sulsel melandai," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Appi, IAS, dan DP Salat Id di Lapangan Karebosi
-
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid Jadi Khatib Salat Id di Masjid Raya Baitul Khairaat
-
7 Napi di Sultra Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi Khusus
-
Wacana Pemotongan Gaji Menteri: JK Ungkap Gaji Asli Menteri Ternyata 'Hanya' Segini
-
TNI AL Jadikan Kapal Perang 'Taman Bermain' Rakyat di Hari Raya Lebaran