Muhammad Yunus
Rabu, 09 September 2020 | 16:25 WIB
Pilkada Serentak 2020

SuaraSulsel.id - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar menyebut ada dua orang dari calon kepala daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) berstatus reaktif Virus Corona atau Covid-19.

"Dua orang tersebut berasal dari calon kepala daerah di Kabupaten Luwu Timur dan Luwu Utara," kata Juru Bicara IDI Makassar Wachyudi Muchsin kepada suarasulsel.id, Rabu (9/9/2020).

Keduanya reaktif Covid-19 setelah tim medis melakukan pemeriksaan swab. Hanya saja, Wachyudi tidak berani menyebut identitas kedua orang tersebut. Karena terikat kode etik profesi dokter.

"Tidak berani saya (bocorkan), kode etiknya begitu," kata Wachyudi.

Wachyudi menjelaskan mereka reaktif Covid-19 sebelum melakukan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Mereka pun melakukan isolasi mandiri. Boleh beraktivitas kembali setelah dinyatakan negatif.

"Mereka ini masuk kategori orang tanpa gejala (OTG). Insyaallah dengan istirahat yang cukup, dalam waktu seminggu sudah membaiklah," katanya.

Anggota KPU Luwu Timur Muhammad Abu membenarkan ada Bakal Calon Bupati Luwu Timur yang tidak hadir saat pendaftaran karena berhalangan. Dibuktikan dengan surat keterangan dari BBLK.

Proses pendaftaran bakal calon itu dilakukan dengan cara diwakili. Berjalan lancar serta memenuhi syarat administrasi pencalonan.

Baca Juga: Tidak Menghadap Kiblat, Makam Pasien Covid 19 di Lubuklinggau Dikeluhkan

"Kami menerapkan standar protokol Covid-19 saat proses pendaftaran. Didampingi Tim Satgas," kata Abu.

Anggota KPU Luwu Utara Syamsul yang dikonfirmasi terpisah juga membenarkan ada Bakal Calon Bupati reaktif Covid-19. Sementara menjalani isolasi mandiri di salah satu hotel di Kota Makassar.

"Berkas syarat pendaftaran pencalonannya terpenuhi," kata Syamsul.

Kontributor : Muhammad Aidil

Load More