SuaraSulsel.id - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Irman Yasin Limpo (None) dan Andi Zunnun Nurdin Halid resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, Jumat 4 September 2020.
Pasangan dengan slogan ‘Imun’ ini adalah pendaftar kedua setelah pasangan Danny-Fatmawati.
Dari empat berkas rekomendasi partai politik B1-KWK yang disetor ke KPU Makassar, satu berkas dari Partai Berkarya dibatalkan KPU.
Keputusan itu diambil setelah pihak KPU melakukan pemeriksaan berkas calon dengan mencocokkan B1-KWK dengan SK Kepengurusan yang diakui oleh Kemenkumham.
Yang bertandatangan di B1-KWK Berkarya itu Hutomo Mandala Putra, sedangkan ketua umum di dalam SK Kepengurusan yang diakui Kemenkumham itu Priyo Budi Santoso.
“Sehingga kami putuskan B1-KWK Berkarya dibatalkan,” kata Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar, kepada Terkini.id -- jaringan Suara.com
Sementara itu, Irman Yasin Limpo atau yang akrab disapa None mengatakan dirinya akan mengikuti regulasi yang ada.
“Kita mengikuti regulasi yang ada saja,” ujar None dalam sambutannya.
Meski satu berkas partai ditolak, pasangan Imun tetap memenuhi syarat pendaftaran. Pasangan ini diusung tiga partai politik dengan total 15 kursi. Yaitu, Partai Golkar 5 kursi, PAN 5 kursi dan PKS 5 kursi. Sedangkan syarat untuk maju di Pilwali minimal memperoleh 10 kursi.
Baca Juga: Ditutup karena COVID-19, 9 Puskesmas Batam Akan Dibuka Kembali
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Disemprot Zulkifli Hasan Soal Sampah, Wali Kota Makassar Ungkap Kendala PSEL Makassar
-
Bukan Lewat Kantor Pos atau Bank, Ini Cara Baru Pemerintah Salurkan Bansos dan Subsidi
-
Zulhas Ultimatum Appi Soal PSEL: Dua Pekan Harus Beres, Kalau Tidak Diambil Alih Gubernur