Tujuan pemeriksaan tersebut, untuk mendalami terkait kejadian penembakan yang terjadi di Jalan Barukang 3, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Minggu (30/8/2020) dini hari lalu.
"Sampai sekarang kita memang berusaha mendudukan ini seobjektif mungkin, makanya fakta-faktanya itu berusaha kita melakukan penggalian. Nah, untuk itu kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 16 personil. Dan ada juga tambahan empat masyarakat yang sudah kita lakukan pemeriksaan," kata dia.
"Untuk itu kita masih melakukan penyitaan dan pemeriksaan terhadap 10 senjata api. Senjata ini nantinya akan kita periksa uji balistik. Sehingga, bisa diketahui memang senjata yang digunakan, yang mana digunakan sesuai prosedur."
Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya kesalahan prosedural dalam pelaksanaan penggunaan senjata api.
"Inilah yang dilakukan pengecekan oleh Propam supaya nanti sesuai dengan kapasitasnya nanti siapa yang bertanggungjawab," Ibrahim menambahkan.
Untuk pemeriksaan sendiri, lanjut Ibrahim memang akan ada penambahan waktu. Hal ini untuk memperjelas fakta-fakta kejadian penembakan.
"Untuk pemeriksaan Propam ini 2x24 jam, kemudian nanti kita akan perpanjang lagi sekitar 3x24 jam. Tetap ada, karena memang pada saat peristiwanya banyak sekali masyarakat yang ada di tempat itu, otomatis orang-orang yang ada di situ akan sangat berguna keterangan-keterangan yang diberikan untuk memperjelas fakta-fakta kejadiannya," jelas Ibrahim.
Selain itu, katanya, pihaknya juga akan memeriksa para pemuda mabuk yang berada dilokasi saat kejadian.
"Nah ini nanti akan kita lakukan pengembangan untuk menyelidiki dan memeriksa orang-orang yang terlibat langsung saat itu karena memang kejadiannya, inilah sumber masalah di tempat minum-minum tersebut. Ada nama-namanya sudah kita data semua, nanti kita akan kembangkan untuk periksa lagi," katanya.
Baca Juga: Sebut Korban Penembakan Positif Narkoba, LBH Makassar: Polisi Tidak Fokus
Diketahui, dalam peristiwa penembakan tersebut ada tiga orang yang menjadi korban, Iqbal (22), Amar (18) dan Anjas (23).
Dari ketiga korban tersebut korban bernama Anjas dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara Makassar akibat mendapat luka tembakan pada bagian kepala.
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Provinsi Terbaik 1 Creative Financing
-
Hati-hati Jempolmu! 109 Warga Sultra Terjerat Kasus Pencemaran Nama Baik di Medsos
-
Makassar Half Marathon 2026 Pakai Dana APBD 2,5 Miliar
-
Sapi Tak Laku, Ekonomi Lesu: Mengapa Idul Adha Tahun Ini Terasa Lebih Berat dari Pandemi?
-
Payroll Perusahaan Jadi Lebih Efisien dengan Solusi Digital QLola by BRI