SuaraSulsel.id - Kebakaran terjadi di Pasar Youtefa Abepura Kota Jayapura, Papua Selasa dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIT. Ratusan kios di pasar tersebut ludes terbakar api yang dengan cepat merembet antara satu kios ke kios lainnya.
Melansir Antara, petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Jayapura bahkan masih melakukan pemadaman di sekitar Pasar Youtefa Abepura hingga pukul 07.00 WIT.
Hingga saat ini, belum diketahui penyebab kebakaran ratusan kios tersebut. Kepolisian masih melakukan penyelidikan serta mengumpulkan sejumlah barang bukti dan saksi di lokasi terkait.
Pedagang yang kiosnya menjadi korban si jago merah, Daeng menuturkan, ia sendiri mengaku kios tersebut merupakan satu-satunya pendapatannya dengan keluarga, sehingga kebakaran ini sangat memukul ekonomi keluarganya.
Beberapa pedagang yang kiosnya terbakar tampak sedih mengingat tempat usaha untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga habis terbakar.
"Ya kebakaran ini menyebabkan kios dagangan kami ikut habis terbakar," ungkap Daeng, Selasa (21/7/2020).
Pemkot Jayapura mengerahkan tiga mobil pemadam kebakaran dan terpantau saat ini masih melakukan pemadaman terhadap sisa-sisa asap di lapak pedagang yang terbakar.
Belum dapat dipastikan berapa kerugian akibat dari kebakaran ratusan kios pedagang di Pasar Youtefa Abepura, namun diperkirakan kerugian mencapai miliaran rupiah.
Berbagai kebutuhan pokok, elektronik, pakaian hingga berbagaikebutuhan lainnya jadi barang yang sering ditransaksikan di pasar tersebut.
Baca Juga: Cegah Covid-19, Warga Dilarang Main Layang-layang di Pantai Padanggalak
Ratusan kios milik warga yang terbakar sebagian besar menjual berbagai macam kebutuhan bahan pokok, elektronik, pakaian dan barang-barang rumah tangga lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik