Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Pemkot Baubau Resmi Pulangkan Siswa

Pembelajaran tatap muka akan kembali dibuka setelah kualitas udara dinilai membaik dan aman bagi kesehatan anak-anak

Muhammad Yunus
Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:30 WIB
Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Pemkot Baubau Resmi Pulangkan Siswa
Ilustrasi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo menyatakan empat orang petugas dikabarkan meninggal dunia saat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026). [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Baubau memberlakukan belajar daring bagi siswa TK hingga SMP sejak 20 Oktober 2026.
  • Kebijakan tersebut diambil akibat peningkatan kasus ISPA karena penurunan kualitas udara akibat kabut asap karhutla.
  • Wali Kota Baubau Yusran Fahim menyatakan pembelajaran tatap muka akan dibuka kembali jika udara sudah aman.

SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi menerapkan kegiatan belajar mengajar secara dalam jaringan (daring) bagi siswa jenjang TK, SD, hingga SMP mulai Selasa (20/10) menyikapi menurunnya kualitas udara akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Wali Kota Baubau Yusran Fahim saat dihubungi di Kendari, mengatakan langkah tersebut diambil guna mengantisipasi risiko kesehatan bagi anak-anak sekolah seiring memburuknya konsentrasi partikel debu di wilayah setempat.

"Kondisi ini sudah merupakan keadaan yang tidak sehat untuk masyarakat. Setelah kita pantau di beberapa puskesmas, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat asap ini meningkat tajam, bahkan di satu puskesmas ada yang menangani hingga 100 pasien per hari," kata Yusran Fahim, Selasa 20 Oktober 2026.

Dia menyebutkan berdasarkan hasil pengujian Dinas Kesehatan Kota Baubau per 19 Oktober 2026, tingkat konsentrasi partikel debu berada pada angka 101 mikrogram per meter kubik.

Baca Juga:Pemberlakukan Tidak Naik Kelas Bagi Siswa Mulai Diterapkan 2027

Angka tertinggi tercatat di Kelurahan Lowu-Lowu, Kecamatan Lea-Lea, yang mencapai 114 mikrogram per meter kubik.

Ia menekankan penghentian pembelajaran tatap muka itu bukan berarti meliburkan siswa secara total.

Para murid tetap berkewajiban mengikuti pembelajaran dari rumah secara daring, sementara jajaran guru tetap bertugas seperti biasa.

"Siswa dialihkan belajar daring dari rumah, bukan libur total. Kebijakan ini mencakup jenjang TK, SD, dan SMP di bawah kewenangan Pemkot Baubau. Untuk jenjang SMA/SMK, keputusannya berada di bawah wewenang Pemerintah Provinsi," ujarnya.

Mengenai skema pelaksanaan, Pemkot Baubau akan terus memantau serta mengevaluasi kondisi kualitas udara.

Baca Juga:Gara-gara Asap, 1.070 Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Gagal Terbang

Pembelajaran tatap muka akan kembali dibuka setelah kualitas udara dinilai membaik dan aman bagi kesehatan anak-anak.

Yusran Fahim mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan dan tidak memicu timbulnya titik api baru.

Warga diminta segera melaporkan setiap potensi atau kejadian kebakaran kepada petugas dinas pemadam kebakaran agar dapat ditangani secara cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini