Intip 7 Gurita Bisnis Kalla Group yang Jarang Diketahui Publik

Kalla Group genap berusia 74 tahun pada 18 Oktober 2026

Muhammad Yunus
Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:21 WIB
Intip 7 Gurita Bisnis Kalla Group yang Jarang Diketahui Publik
Communication & Sustainability Department Head Kalla Group, Nadya Tyagita (kiri) memaparkan bisnis yang dijalankan Kalla Group [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Kalla Group yang berdiri sejak 18 Oktober 1952 telah melewati tiga generasi kepemimpinan dan tiga masa pemerintahan di Indonesia.
  • Perusahaan sukses mengembangkan portofolio bisnis ke dalam tujuh sektor strategis seperti otomotif, konstruksi, energi, hingga pendidikan dan kesehatan.
  • Memasuki usia ke-74 tahun, Kalla Group menyelenggarakan berbagai kegiatan perayaan untuk memperkuat kontribusi nyata kepada masyarakat luas.

3. Konstruksi, Terlibat dalam Pembangunan Infrastruktur

Di sektor konstruksi, Kalla Group memiliki Kalla Aspal, Kalla Beton, dan Bumi Karsa.

Ketiga entitas tersebut berada dalam lini usaha yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan.

Kalla Aspal dan Kalla Beton bergerak pada penyediaan material konstruksi, sedangkan Bumi Karsa dikenal sebagai perusahaan konstruksi.

Baca Juga:Rahasia Jusuf Kalla Tetap Bugar di Usia 84 Tahun

Bisnis ini menjadi salah satu bagian dari portofolio Kalla Group di sektor pembangunan infrastruktur dan konstruksi.

4. Properti dan Kawasan Rekreasi, dari Mal hingga Hunian

Bisnis properti Kalla Group mencakup pusat perbelanjaan, kawasan hunian, hingga fasilitas rekreasi.

Sejumlah aset yang masuk dalam portofolio ini antara lain Mal Ratu Indah, Nipah, Bukit Baruga, Bugis Waterpark, dan Wisma Kalla.

Mal Ratu Indah dan Nipah menjadi bagian dari bisnis pusat perbelanjaan. Sementara itu, Bukit Baruga dikenal sebagai kawasan hunian, Bugis Waterpark bergerak di bidang rekreasi, dan Wisma Kalla menjadi salah satu properti yang digunakan untuk kegiatan perkantoran.

Baca Juga:JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas

Ragam usaha tersebut memperlihatkan pengembangan bisnis Kalla Group di sektor properti dan fasilitas komersial.

5. Mineral, Mengembangkan Bisnis Pengolahan Sumber Daya

Kalla Group turut mengembangkan bisnis di sektor mineral melalui Bumi Mineral Sulawesi (BMS).

Kehadiran lini bisnis ini memperluas portofolio perusahaan ke sektor sumber daya mineral dan industri pengolahannya.

Sektor tersebut menjadi salah satu bidang usaha yang berbeda dari bisnis Kalla Group yang lebih dahulu dikenal masyarakat, seperti otomotif dan properti.

6. Energi, Merambah Pembangkit Listrik Berbasis Air

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini