- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan penyaluran bantuan beras di Makassar pada Rabu, 7 Oktober 2026.
- Pemerintah memberikan tambahan bantuan pangan beras sebanyak 30 kilogram untuk periode Oktober hingga Desember 2026 secara rapel.
- Bantuan beras tambahan tersebut menyasar 3,8 juta warga kelompok kesejahteraan desil 1 hingga 4 di Sulawesi Selatan.
Secara nasional, pemerintah menambah alokasi bantuan pangan beras sekitar 1 juta ton untuk penerima pada desil 1 hingga 4 selama Oktober hingga Desember.
Zulkifli berharap kepastian tersebut membuat masyarakat yang masuk dalam kelompok penerima tidak khawatir ataupun kehilangan harapan untuk mendapatkan bantuan.
"Tolong ditulis agar masyarakat tahu dan dia tidak putus harapan karena dapat," katanya.
Ada Beras Subsidi Rp12.500 untuk Desil 5-8
Baca Juga:Hore! Pemprov Sulsel Beri Diskon 50% Pajak Kendaraan dan Bebas Denda, Cek Syaratnya
Tak hanya bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 1-4, pemerintah juga menyiapkan skema lain bagi masyarakat yang masih mampu membeli beras tetapi khawatir terhadap kenaikan harga.
Zulkifli mengatakan pemerintah telah menyetujui penyaluran beras subsidi sebanyak sekitar 1 juta ton untuk masyarakat desil 5 hingga 8.
Beras tersebut akan dijual dengan harga Rp12.500 dan penyalurannya dilakukan melalui Perum Bulog. Selanjutnya, beras subsidi tersebut juga akan masuk melalui Koperasi Desa Merah Putih yang telah berjalan.
"Bagi masyarakat yang bisa membeli tapi keberatan kalau harga naik, kita juga sudah putuskan bersubsidi sebanyak 1 juta ton. Harganya Rp12.500, nanti Bulog akan menyebarkan," jelasnya.
"Pas sudah berjalan, juga nanti akan masuk ke Koperasi Desa Merah Putih yang sudah berjalan," lanjutnya.
Baca Juga:Begini Kualitas Udara Kota Makassar Senin 5 Oktober, Gubernur: Pakai Masker!
Total Bantuan Beras 2026 Capai 2,6 Juta Ton
Tambahan bantuan untuk periode Oktober hingga Desember menjadi bagian dari perluasan program bantuan pangan beras pemerintah sepanjang 2026.
Sebelumnya, bantuan pangan beras pada 2026 telah dialokasikan untuk periode Februari-Maret dan Juli-September.
Program tahap kedua untuk periode Juli-September telah diselesaikan Perum Bulog berdasarkan penugasan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Secara nasional, penyalurannya mencapai sekitar 967,5 ribu ton hingga 30 September 2026. Setiap penerima manfaat memperoleh bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan.
Dengan adanya tambahan alokasi Oktober-Desember, program bantuan pangan beras pada 2026 akan berlangsung selama delapan bulan dalam setahun.