Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan

Pemkot Makassar juga mengajak masyarakat menempuh ikhtiar spiritual dengan menggelar Salat Istisqa atau salat meminta hujan

Muhammad Yunus
Sabtu, 05 September 2026 | 13:53 WIB
Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan
Salat Istisqa secara berjamaah di Halaman Timur Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu (5/9/2026) pagi [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Makassar bersama ribuan warga menggelar Salat Istisqa di Masjid Al Markaz Al-Islami pada 5 September 2026.
  • Salat meminta hujan tersebut dilaksanakan untuk memohon pertolongan Allah SWT dalam mengatasi krisis air bersih akibat kemarau panjang.
  • Pemerintah Kota Makassar juga mendistribusikan air bersih dengan mobil tangki serta membangun delapan belas titik Sistem Penyediaan Air Minum.

SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tak hanya mengandalkan langkah teknis untuk menghadapi kemarau panjang dan krisis air bersih.

Di tengah distribusi air menggunakan mobil tangki dan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berbasis sumur bor, Pemkot Makassar juga mengajak masyarakat menempuh ikhtiar spiritual dengan menggelar Salat Istisqa atau salat meminta hujan.

Sekitar 1.000 warga bersama jajaran Pemkot Makassar, tokoh agama, imam masjid, RT/RW, LPM hingga pekerja keagamaan mengikuti Salat Istisqa secara berjamaah di Halaman Timur Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin turut hadir dalam pelaksanaan salat tersebut. Imam Besar Masjid Al Markaz Al-Islami, Muammar Bakry, bertindak sebagai khatib, sementara Salat Istisqa dipimpin Hasan Basri sebagai imam.

Baca Juga:Lahan Pembangunan Jembatan Kembar Barombong Diklaim 4 Pihak

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, mengatakan Salat Istisqa digelar sebagai bentuk penghambaan sekaligus ikhtiar memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun.

"Tujuan utama dari Salat Istisqa adalah memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan di wilayah yang mengalami kemarau panjang, termasuk Makassar, kekeringan atau krisis air bersih," kata Syarief.

Menurutnya, pelaksanaan Salat Istisqa merupakan kolaborasi Pemkot Makassar dengan pengurus Masjid Al Markaz Al-Islami. Karena itu, masyarakat dari berbagai unsur turut diajak mengikuti kegiatan tersebut.

"Kegiatan ini, kami mengundang seluruh pengurus masjid, seluruh RT dan RW, LPM, termasuk seluruh imam masjid dan pekerja keagamaan," tuturnya.

Syarief mengatakan kondisi kekeringan yang masih terjadi membuat seluruh pihak perlu melakukan berbagai bentuk ikhtiar.

Baca Juga:Dilanda Kekeringan, Ribuan Pramuka Gelar Shalat Istisqa Minta Turun Hujan

"Pada prinsipnya, kita ketahui bersama bahwa kekeringan juga sedang melanda kita dan memang harus berusaha dan berikhtiar," tambahnya.

Tak Hanya Menunggu Hujan

Syarief menegaskan, pelaksanaan Salat Istisqa bukan berarti pemerintah hanya menunggu hujan turun.

Pemkot Makassar tetap menjalankan berbagai langkah teknis untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih, tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Sebelumnya, Pemkot Makassar telah mengerahkan mobil tangki untuk mendistribusikan bantuan air bersih ke sekitar 50 hingga 60 titik yang terdampak kekeringan.

Selain penanganan darurat, pemerintah juga menyiapkan solusi jangka panjang melalui pembangunan SPAM berbasis sumur bor di sejumlah wilayah.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, tahun ini Pemkot Makassar menyiapkan sekitar 18 titik SPAM untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber air bersih.

"Tahun ini Pemkot menghadirkan sekitar 18 SPAM di sejumlah titik untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber air. Ini akan terus bertambah," kata Munafri.

Di saat yang sama, Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kota Makassar terus dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih kepada warga.

"Selain SPAM, ada Dinas Pemadam, Dinas BPBD yang turun setiap hari hampir 50 sampai 60 titik untuk mendistribusi kebutuhan air," jelasnya.

Pemkot juga berupaya mengoptimalkan sumber-sumber air yang masih tersedia di tengah masyarakat agar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga.

"Apa yang kami lakukan, untuk secepatnya memberikan mesin baru karena cuma satu mesin jalan 24 jam untuk cover di RT/RW," ujarnya.

Doa dan Introspeksi di Tengah Kekeringan

Bagi Pemkot Makassar, Salat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar bersama di tengah kondisi kemarau yang berdampak pada ketersediaan air.

Syarief mengatakan pesan dalam khutbah Salat Istisqa juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk melakukan introspeksi dan memperbanyak doa.

Menurutnya, kekeringan tidak hanya perlu dihadapi melalui pendekatan teknis, tetapi juga menjadi pengingat agar masyarakat memperbaiki diri dan memohon pengampunan kepada Allah SWT.

"Melangitkan doa itu penting, untuk mengingatkan masyarakat Kota Makassar lainnya agar senantiasa mengharap pengampunan dari Allah SWT sehingga keberkahan turun di Makassar," tuturnya.

Ia berharap hujan segera turun sehingga kondisi kekeringan dapat berangsur teratasi.

"Ini salah satu bentuk penghambaan kita kepada Allah SWT. Ini bentuk usaha kita. Kita tidak pernah putus asa untuk tetap berusaha agar hujan di Makassar maupun seluruh Indonesia bisa segera turun," harap Syarief.

Menurutnya, Salat Istisqa juga dapat kembali dilaksanakan apabila kondisi kekeringan masih berlangsung.

"Saya kira tidak jadi masalah diulang terus, namanya kita berusaha. Pastinya kita akan mengikuti jika ada rangkaian kegiatan Salat Istisqa lainnya," katanya.

Pelaksanaan Salat Istisqa di Halaman Timur Masjid Al Markaz Al-Islami turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Wakil Bupati Soppeng Selle KS, Kabintaljarahdam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf. Nofid Arifin, serta sejumlah kepala lembaga dan instansi vertikal.

Di tengah kemarau yang membuat sebagian warga kesulitan mendapatkan air, Pemkot Makassar kini menempuh dua jalur sekaligus.

Memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi melalui berbagai program teknis, sembari mengajak warga mengetuk pintu langit melalui doa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini