Detik-detik Kepanikan di RSUD Syekh Yusuf Gowa: Asap Hitam Membumbung, Pasien Dievakuasi

Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari salah satu sisi gedung rumah sakit

Muhammad Yunus
Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:08 WIB
Detik-detik Kepanikan di RSUD Syekh Yusuf Gowa: Asap Hitam Membumbung, Pasien Dievakuasi
Kebakaran di RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan membuat pasien panik pada Jumat, 29 Mei 2026 [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Kebakaran melanda gedung IPSRS dan radiologi lama RSUD Syekh Yusuf, Gowa, pada Jumat, 29 Mei 2026.
  • Insiden dipicu dugaan korsleting kabel listrik, namun tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
  • Petugas segera mengevakuasi pasien serta memadamkan api, sehingga layanan rumah sakit kini berangsur kembali normal.

SuaraSulsel.id - Suasana di RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan mendadak berubah panik setelah salah satu bangunan rumah sakit itu terbakar, Jumat, 29 Mei 2026.

Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari salah satu sisi gedung rumah sakit.

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, kobaran api tampak melalap sebagian bangunan hingga memicu kepanikan pengunjung, pasien, hingga warga yang melintas di sekitar lokasi.

Petugas pemadam kebakaran berjibaku melakukan penjinakan api, sementara sejumlah tenaga kesehatan dan petugas rumah sakit berupaya mengevakuasi pasien dari area terdampak untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Baca Juga:Kronologi Mega Mall Manado Terbakar, Tewaskan 1 Orang yang Terjebak

Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa, dr Gaffar membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut.

Ia mengatakan api pertama kali diketahui muncul dari salah satu bagian gedung yang berada di sayap kiri rumah sakit.

"Iya, betul. Yang terbakar itu di gedung ruangan-ruangan," kata dr Gaffar saat dikonfirmasi, Jumat, 29 Mei 2026.

Menurutnya, informasi awal berasal dari seorang petugas laundry rumah sakit yang pertama kali melihat kepulan asap dari area tersebut.

"Dari informasi tenaga kesehatan tadi, ada petugas laundry yang pertama kali melaporkan melihat asap di sebelah sayap kiri rumah sakit ini," ujarnya.

Baca Juga:Gubernur Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Kebakaran di Parepare

Dugaan sementara, sumber api berasal dari kabel yang terbakar.

Mengetahui adanya asap, para petugas langsung berupaya melakukan penanganan awal sebelum mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

"Ada kabel yang terbakar. Mereka langsung mengambil inisiatif cari bantuan. Ada tiga APAR yang digunakan," jelasnya.

Namun kondisi saat itu cukup menyulitkan karena sebagian besar pegawai dan pengunjung tengah melaksanakan Salat Jumat.

"Itu kan kejadiannya pas orang lagi Salat Jumat. Jadi gunakan APAR sambil tunggu pemadam. Itu langkah pertama yang dilakukan," tambahnya.

Gaffar mengatakan kebakaran terjadi di gedung Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) dan area radiologi lama.

"Untuk saat ini satu gedung IPSRS, ya, Perawatan dan Sarana, dan yang radiologi, ruang radiologi lama," katanya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut sempat memicu kepanikan, terutama di area Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Pasien dan keluarga pasien disebut panik setelah asap mulai menyebar ke beberapa bagian rumah sakit.

"Pasien sempat di awal panik. Di lima belas menit pertama itu mereka panik dan saat ini sudah dalam kondisi kembali tenang," ujar Gaffar.

Pihak rumah sakit bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap pasien di area IGD untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Pasien IGD sempat panik, tapi dievakuasi lebih awal. Kita evakuasi ke tempat khusus evakuasi saat kondisi darurat yang ada di IGD," jelasnya.

Menurut Gaffar, kepulan asap pada awal kejadian memang membuat situasi cukup mencekam. Seluruh sumber daya yang ada langsung dimaksimalkan sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi.

"Asapnya memang di awal-awal tentu membuat kondisi panik dan antisipasi. Jadi sumber daya yang ada, APAR yang ada dimaksimalkan sambil menunggu pemadam kebakaran," katanya.

Ia menjelaskan, ruangan yang terbakar di gedung IPSRS merupakan tempat penyimpanan dan perbaikan berbagai alat rumah sakit yang mengalami kerusakan.

"Yang terbakar dari ruang IPSRS itu alat rusak dibawa ke sini. Jadi semua instalasi alat yang ada di rumah sakit ini kalau rusak dibawa ke sini," ujarnya.

Meski begitu, pihak rumah sakit memastikan alat-alat medis utama yang digunakan untuk pelayanan pasien dalam kondisi aman dan tidak terdampak kebakaran.

"Tidak ada alat utama yang terbakar. Untuk radiologi, rontgen-nya saya kurang tahu posisi terakhirnya. Yang jelas, dua gedung utama, CT scan dan alat utama lainnya aman," tegas dr Gaffar.

Hingga Jumat sore, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Sementara itu, aktivitas pelayanan rumah sakit secara bertahap mulai kembali berjalan normal meski sebagian area masih dipasangi garis pembatas untuk kepentingan sterilisasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik dari kabel di salah satu ruangan gedung rumah sakit tersebut.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini