Kondisi Terkini Ratusan Jemaah Umrah Asal Sulsel di Arab Saudi, Travel Batalkan Keberangkatan

Situasi keamanan kawasan yang memanas akibat ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran pun memunculkan kekhawatiran

Muhammad Yunus
Selasa, 03 Maret 2026 | 09:03 WIB
Kondisi Terkini Ratusan Jemaah Umrah Asal Sulsel di Arab Saudi, Travel Batalkan Keberangkatan
Ilustrasi jemaah umrah [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 358 jemaah umrah asal Sulawesi Selatan berada di Arab Saudi dan terpantau aman di tengah eskalasi konflik Timur Tengah.
  • Pemerintah memantau kondisi jemaah dan mengimbau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah menunda keberangkatan sementara waktu.
  • Penerbangan langsung domestik Indonesia-Arab Saudi relatif aman, namun transit di wilayah konflik berpotensi terganggu.

Pemerintah memandang perlu adanya mitigasi risiko keamanan bagi WNI yang melakukan perjalanan ke kawasan terdampak, termasuk calon jemaah umrah yang akan berangkat ke Arab Saudi.

Melalui Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, pemerintah pusat mengimbau agar seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau agen perjalanan mempertimbangkan penundaan keberangkatan calon jemaah untuk sementara waktu hingga kondisi keamanan dinilai lebih kondusif.

Langkah ini diharapkan menjadi bentuk perlindungan optimal bagi jemaah sekaligus menjaga keberlangsungan penyelenggaraan ibadah umrah di masa mendatang.

Situasi di kawasan Timur Tengah sendiri dilaporkan semakin memanas setelah serangan militer Israel dan Amerika Serikat ke sejumlah wilayah di Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Baca Juga:Cerita Warga Makassar di Bawah Bayang-Bayang Rudal Perang AS-Iran

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik.

Dampaknya mulai terasa hingga ke sektor perjalanan ibadah di Makassar.

Sejumlah usaha travel mengaku menerima pertanyaan dan kekhawatiran dari calon jemaah terkait keselamatan penerbangan dan stabilitas keamanan kawasan.

Salah satu pemilik travel di Makassar, Amaliah Malik mengungkapkan pihaknya mengambil langkah hati-hati dengan membatalkan sementara sejumlah paket keberangkatan.

"Memang ada beberapa yang kami cancel dulu sambil melihat perkembangan. Karena ini menyangkut keselamatan," ujarnya.

Baca Juga:Berapa Lama AS Akan Bombardir Iran? Ini Jawaban Trump

Keputusan tersebut, kata dia, diambil sembari memantau perkembangan situasi geopolitik. Pihaknya juga harus melakukan negosiasi ulang dengan sejumlah mitra di Arab Saudi, termasuk pengelola hotel.

Beberapa kamar yang sebelumnya telah dipesan terpaksa dijual kembali guna meminimalkan potensi kerugian finansial akibat penundaan.

Untuk urusan penerbangan, Amaliah menyebut maskapai seperti Garuda Indonesia dan Lion Air cukup kooperatif.

Maskapai memberikan opsi penjadwalan ulang (reschedule) tanpa batas waktu pasti, menyesuaikan dengan kondisi keamanan yang terus berkembang.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini