Semua Korban Meninggal Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan

Sebagian korban masih dalam proses evakuasi dan identifikasi untuk selanjutnya diserahkan ke keluarga

Muhammad Yunus
Jum'at, 23 Januari 2026 | 08:58 WIB
Semua Korban Meninggal Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan
Tim SAR Gabungan membawa kantong berisi serpihan pesawat ATR 42-500 milik IAT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026) [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Korban pesawat ATR 42-500 di Pangkep dievakuasi setelah operasi modifikasi cuaca memperbaiki kondisi ekstrem.
  • Operasi modifikasi cuaca oleh BMKG dan Pemprov Sulsel berhasil kurangi hambatan cuaca sehingga helikopter dapat digunakan.
  • Hingga Jumat 23 Januari 2026, dua dari sepuluh korban telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga.

Namun, apabila cuaca kembali memburuk, jalur darat menjadi opsi utama seperti evakuasi korban sebelumnya.

"Kalau cuaca mendukung, evakuasi menggunakan pesawat. Tapi kalau tidak, kita lakukan evakuasi darat," jelasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan, Amson Padolo mengungkapkan, pelaksanaan modifikasi cuaca merupakan instruksi langsung dari Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Instruksi itu dikeluarkan setelah melihat langsung beratnya tantangan evakuasi di lapangan.

Baca Juga:Apa Isi Black Box Pesawat ATR 42-500? Ini Penjelasan Ketua KNKT

"Pak Gubernur dan pak Menteri Perhubungan sebelumnya mendatangi langsung posko Aju dan melihat kendala sulitnya evakuasi karena faktor cuaca dan medan yang terjal," kata Amson.

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Sulsel kemudian menginstruksikan agar dilakukan operasi modifikasi cuaca sebagai upaya mendukung kelancaran pencarian dan evakuasi korban. Langkah itu dinilai tepat, karena hasilnya langsung dirasakan oleh tim SAR di lapangan.

Amson menjelaskan, operasi modifikasi cuaca dilaksanakan oleh BMKG dengan dukungan Angkatan Udara sejak Selasa, 20 Januari 2026.

Setiap sortie dilakukan dengan menyebarkan sekitar 1.000 kilogram atau satu ton bahan semai berupa kalsium oksida (CaO) dari udara menggunakan pesawat Cessna.

"Kita bersyukur OMC yang dilaksanakan BMKG bersama Pemprov Sulsel membawa hasil yang signifikan dalam mengurangi turunnya hujan dan mengurai kabut di lokasi pencarian, sehingga memberi hasil yang positif bagi pergerakan tim SAR gabungan," ujarnya.

Baca Juga:Enam Jenasah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan Tidak Utuh

Sebelumnya, tim DVI Mabes Polri dan Polda Sulsel telah mengidentifikasi dua jenazahbmasing-masing atas nama Florensia Lolita Wibisono, pramugari pesawat, serta Deden Maulana, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Keduanya telah diserahkan ke pihak keluarga pada Rabu, 21 Januari 2026 untuk dimakamkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini