Alarm Gunung Ruang Berbunyi: Gempa Vulkanik Meningkat, Ini Imbauan Terbaru

Mengimbau warga tidak melakukan aktivitas di radius bahaya Gunung Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara

Muhammad Yunus
Selasa, 11 November 2025 | 14:50 WIB
Alarm Gunung Ruang Berbunyi: Gempa Vulkanik Meningkat, Ini Imbauan Terbaru
Dokumentasi: Gunung Ruang memuntahkan lahar panas dan asap terlihat dari Sitaro di Sulawesi Utara, Kamis (18/4/2024). [Handout / Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bahaya Geologi / AFP]
Baca 10 detik
  • Potensi bahaya saat ini berupa erupsi yang menghasilkan lontaran material pijar dan paparan abu vulkanik
  • Tercatat kemunculan gempa vulkanik dangkal sebanyak 18 kali
  • Aktivitas vulkanik Gunung Ruang berada pada status Level II atau waspada 

SuaraSulsel.id - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau warga tidak melakukan aktivitas di radius bahaya Gunung Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut).

"Potensi bahaya saat ini berupa erupsi yang menghasilkan lontaran material pijar dan paparan abu vulkanik yang bergantung pada arah dan kecepatan angin serta lahar bila hujan deras turun di sekitar Gunung Ruang," sebut Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam keterangan yang diterima di Manado, Selasa (11/11).

Dalam laporan itu disebutkan sejak 4 Juli 2025 gempa vulkanik sudah mulai tercatat karena stasiun RUA3 telah diperbaiki dan mengirim data ke Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Ruang dengan normal.

Pada periode 16-31 Oktober 2025, kata dia, tercatat kemunculan gempa vulkanik dangkal sebanyak 18 kali atau rata-rata sebanyak 0-2 per hari.

Baca Juga:Gunung Ibu Erupsi Malam Ini! Abu Vulkanik Setinggi 400 Meter Sembur ke Udara

Kemunculan gempa tersebut biasanya berkaitan dengan magma migrasi atau magma naik ke permukaan.

Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, lanjutnya, aktivitas vulkanik Gunung Ruang, berada pada status Level II (Waspada) dengan sejumlah rekomendasi.

Antara lain masyarakat sekitar dan pengunjung/wisatawan diharapkan tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius dua kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

Masyarakat juga diimbau selalu menggunakan masker untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernafasan.

Selanjutnya, kata dia, masyarakat yang berada di luar radius dua kilometer diharapkan tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi dan tetap mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Ruang melalui aplikasi Magma Indonesia.

Baca Juga:Gunung Lokon Siaga! Potensi Gas Beracun dan Erupsi Freatik Mengintai

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini