Keterlibatan TNI terkonfirmasi melalui sebuah pesan singkat internal yang menyebutkan adanya instruksi langsung dari Kepala Staf Kodam XIV/Hasanuddin.
Dalam instruksi tersebut, seluruh jajaran TNI diminta siaga di pangkalan masing-masing dan menyiapkan pasukan untuk mengamankan objek vital negara.
Pengerahan kekuatan TNI juga mencakup kesiapan unsur pendukung, mulai dari penempatan ambulans, kesiapan rumah sakit darurat di RS Pelamonia, hingga peralatan Pengendalian Huru Hara (PHH) dan unit penjinak bahan peledak (jihadak).
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membenarkan langkah pengamanan oleh TNI tersebut. Ia mengaku telah berkoordinasi langsung dengan pihak Kodam Hasanuddin untuk mencegah kericuhan semakin meluas.
Baca Juga:Makassar Harus Perkuat Tata Kelola Sampah: Mulai dari Rumah Hingga TPA
"Hari ini kita berkoordinasi dengan TNI agar pengamanan dilakukan secara berlapis supaya aksi tidak melebar," ujarnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing