Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Airlangga Hartarto Ingin Politik Menyatukan dan Inklusif Hadapi Pemilu 2024

Muhammad Yunus Minggu, 14 Agustus 2022 | 18:13 WIB

Airlangga Hartarto Ingin Politik Menyatukan dan Inklusif Hadapi Pemilu 2024
(dari kiri ke kanan) Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa saling menyatukan tangan usai mendaftarkan partainya masing-masing sebagai Calon Peserta Pemilu tahun 2024 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Politik persatuan dalam menghadapi Pemilu 2024

SuaraSulsel.id - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebutkan partai Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) ingin menekankan pentingnya politik persatuan dalam menghadapi Pemilu 2024.

"Kegiatan hari ini adalah penyampaian visi misi dari partai Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Dalam visi yang disampaikan tiga ketua umum partai ditekankan pentingnya politik persatuan," kata Airlangga di sela-sela penyampaian Visi dan Misi KIB di Hotel Shangrila, Surabaya, Jawa Timur, Minggu 14 Agustus 2022.

Oleh karena itu, lanjut Airlangga, partai koalisi ingin menghindari politik identitas yang dapat memecah belah bangsa.

"Terlalu besar taruhannya jika dalam kontestasi pemilu nanti kita kembali terjebak dalam polarisasi politik yang dapat mengoyak kebangsaan kita. Kami ingin politik yang dikedepankan merupakan politik yang menyatukan, inklusif, dan didasarkan pada kesamaan gagasan dan pemikiran untuk kemajuan Indonesia yang kita cintai ini," katanya.

Ia mengatakan sebagai partai politik berpengalaman dalam pemerintahan dan ketiga ketua umumnya berada di dalam Pemerintahan Presiden Jokowi, maka pihaknya akan terus melanjutkan pencapaian prestasi dan keberhasilan kebijakan pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, tambah Menko Perekonomian ini, KIB menawarkan keberlanjutan dan transformasi yang berpijak pada tantangan kontekstual yang dihadapi bangsa saat ini di tengah ketidakpastian geopolitik dan situasi ekonomi global yang tidak menentu.

Partai Koalisi Indonesia Bersatu sendiri terdiri atas Partai Golkar, PAN, dan PPP. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait