Pimpinan Al Qaida Tewas Diserang Rudal Api Neraka, Begini Cara Kerja Senjatanya

Dua rudal Hellfire yang diluncurkan dari pesawat nirawak AS

Muhammad Yunus
Rabu, 03 Agustus 2022 | 19:18 WIB
Pimpinan Al Qaida Tewas Diserang Rudal Api Neraka, Begini Cara Kerja Senjatanya
Rancangan skema rudal Hellfire R9X (Twitter/@AdamMilstein)

SuaraSulsel.id - Dua rudal Hellfire yang diluncurkan dari pesawat nirawak AS menewaskan pemimpin Al Qaida Ayman Al Zawahiri akhir pekan lalu. Diduga merupakan versi modifikasi.

Rudal tersebut mengenai Zawahiri saat dia berdiri di balkon rumahnya di pusat kota Kabul, Afghanistan. Tetapi seorang pejabat senior AS mengatakan tak ada orang lain yang tewas atau terluka.

Rudal Hellfire –sebagian besar buatan Lockheed Martin– adalah peluru kendali udara-ke-darat berpresisi tinggi. Biasanya menyebabkan kerusakan besar.

Hantamannya mampu meruntuhkan gedung dan membunuh atau melukai orang-orang di dekatnya.

Baca Juga:5 Fakta Kematian Pemimpin Al Qaeda Ayman Al Zawahiri, Tewas Digempur Rudal AS

Foto-foto tentang serangan itu di media sosial memperlihatkan ciri khas Hellfire modifikasi bernama R9X. Memiliki enam pisau untuk melukai sasaran, menurut beberapa sumber yang memahami senjata itu.

R9X terutama digunakan untuk menyerang target-target individu, seperti anggota milisi di Suriah.

Foto-foto tersebut menunjukkan jendela yang hancur di lantai dua sementara struktur bangunan rumah itu tetap utuh meski dihantam rudal Hellfire.

Rudal Hellfire dimiliki lebih dari 29 entitas, tetapi sangat sedikit yang diketahui publik tentang versi modifikasinya.

Sejumlah pejabat meyakini bahwa R9X sangat kecil kemungkinan menimbulkan korban di kalangan warga sipil. Karena rudal itu tidak menimbulkan ledakan, tetapi hanya menyerang target dengan pisau-pisau tajam.

Baca Juga:Rudal Amerika Serikat Tewaskan Pemimpin Al-Qaeda Ayman Al Zawahiri yang Tengah Berdiri di Balkon Rumah

Rudal Hellfire diketahui hanya diluncurkan dari pesawat nirawak buatan General Atomics, seperti MQ-9 Reaper dan MQ-1C Gray Eagle.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini