facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mulai Senin Pemerintah Sosialisasikan Pedulilindungi Untuk Beli Minyak Goreng

Eviera Paramita Sandi Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:00 WIB

Mulai Senin Pemerintah Sosialisasikan Pedulilindungi Untuk Beli Minyak Goreng
Ilustrasi - Pedagang menata minyak goreng curah di kiosnya di Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (8/10/2019). (Dok ANTARA)

Aplikasi ini digunakan untuk memantau dan mengawasi distribusi komoditas tersebut dari produsen ke konsumen.

SuaraSulsel.id - Aplikasi Pedulilindungi akan bertambah daya guna. Selain untuk memantau Covid-19 dan keluar masuk area publik kini akan digunakan sebagai syarat beli minyak goreng.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa PeduliLindungi akan digunakan dalam sistem pembelian minyak goreng curah.

Aplikasi ini digunakan untuk memantau dan mengawasi distribusi komoditas tersebut dari produsen ke konsumen.

"Penggunaan PeduliLindungi berfungsi menjadi alat pemantau dan pengawasan di lapangan, untuk memitigasi potensi penyelewengan yang dapat menyebabkan terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng," katanya lewat keterangan pers pada Sabtu (25/5/2022).

Pemerintah disebut akan memulai sosilisasi ini pada Senin, 27 Juni 2022 untuk pembelian minyak goreng.

Sosialisasi akan dilakukan selama dua minggu. Nantinya setelah masa sosialisasi selesai, semua penjualan dan pembelian minyak goreng curah akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Sedangkan mereka yang belum punya aplikasi ini bisa menggunakan KTP.

"Sementara masyarakat yang belum punya PeduliLindungi tidak perlu merasa khawatir, karena masih bisa membeli dengan menunjukkan NIK untuk bisa mendapatkan minyak goreng curah dengan harga eceran tertinggi (HET)," imbuh Luhut.

Luhut mengatakan bahwa pembelian minyak goreng curah di tingkat konsumen pun akan dibatasi maksimal 10 kg untuk satu NIK per harinya.

Meski dapat kuota banyak, ia menjamin konsumen bisa memperoleh minyak goreng curah dengan HET, yakni Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kilogram.

Komentar

Berita Terkait