Gunung Ile Lewotolok di Pulau Lembata Erupsi, Semburan Material Mencapai 700 Meter

"Letusan itu disertai dengan gemuruh lemah dan sedang," kata Stanis.

Erick Tanjung
Senin, 06 Juni 2022 | 15:41 WIB
Gunung Ile Lewotolok di Pulau Lembata Erupsi, Semburan Material Mencapai 700 Meter
Gunung Ile Lewotolok. ANTARA/Kornelis Kaha

SuaraSulsel.id - Gunung Api Ile Lewotolok di Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, erupsi dengan tinggi letusan mencapai 700 meter.

"Letusan itu disertai dengan gemuruh lemah dan sedang," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Api Ile Lewotolok, Stanis Arakian saat dihubungi dari Kupang, Senin (6/6/2022).

Ia mengatakan bahwa letusan setinggi 700 meter itu mengeluarkan material berupa pasir dan menimbulkan asap putih serta kelabu di puncak gunung tersebut.

Secara visual ujar dia, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 100-700 meter di atas puncak kawah.

Baca Juga:Lava di Kawah Gunung Ile Lewotolok Meluap, Dikhawatirkan Sampai ke Pemukiman

Sementara itu kegempaan, ujar dia, hanya satu kali letusan dengan amplitudo 17,3 milimeter serta berdurasi 83 detik. "Saat ini statusnya masih siaga, atau level III," ujar dia.

Ia menambahkan bahwa dalam tingkat aktivitas level III atau siaga, masyarakat di sekitar Gunung tersebut maupun pengunjung, pendaki ataupun wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius tiga km dari puncak atau kawah dari gunung itu.

Sementara untuk radius 3,5 km berlaku untuk sektor Timur dan Tenggara agar selalu waspada.

Beberapa warga desa di Kecamatan Ile Ape seperti di desa Jontona, Desa Lamawolo, dan Desa Lamatokan agar selalu mewaspadai potensi ancaman guguran lava pijar dan awan panas dari bagian timur puncak gunung itu.

Apalagi beberapa waktu lalu sempat ada lava yang meluap yang dikhawatirkan akan terus turun karena kawasan itu meluap.

Baca Juga:Survei Charta Politika: Nama Ganjar Unggul Sebagai Capres 2024 di NTT

Pihaknya juga merekomendasikan agar mengingat potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan atau ISPA maupun gangguan kesehatan lainnya, maka masyarakat yang berada di sekitar gunung agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.

"Abu vulkanik hingga saat ini jatuh di beberapa sektor di sekeliling Gunung Ile Lewotolok, maka masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung agar mewaspadai ancaman lahar, terutama di saat musim hujan," tutur dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini