Top 5 Berita Sepekan Sulsel: Perseteruan Unhas dan MKEK IDI Hingga Penembakan Pegawai Dishub Makassar

Lima berita paling banyak dibaca dalam sepekan

Muhammad Yunus
Senin, 11 April 2022 | 05:00 WIB
Top 5 Berita Sepekan Sulsel: Perseteruan Unhas dan MKEK IDI Hingga Penembakan Pegawai Dishub Makassar
Pegawai Dinas Perhubungan Kota Makassar tiba-tiba tersungkur di jalan saat mengendarai sepeda motor. Diduga ditembak OTK, Minggu 3 April 2022 [SuaraSulsel.id/CCTV Kominfo Makassar]

SuaraSulsel.id - Suara Sulsel merangkum lima berita paling banyak dibaca dalam sepekan berdasarkan hasil perhitungan mesin analytic. Terhitung mulai 3 April 2022 sampai 9 April 2022.

Pembaca SuaraSulsel.id ternyata tertarik dengan polemik pemecatan dokter Terawan. Sehingga meluas sampai melibatkan Unhas. Sebagai kampus tempat dokter Terawan menyelesaikan pendidikan S3.

Penjelasan mantan promotor dokter Terawan juga banyak dibaca. Sampai blak-blakan MKEK IDI di depan Anggota DPR RI terkait kelemahan disertasi dokter Terawan.

Kasus penembakan pegawai Dinas Perhubungan Kota Makassar juga menarik perhatian publik. Hingga saat ini pelaku penembakan belum diketahui. Meski polisi sudah memeriksa sejumlah saksi dan orang terdekat korban.

Baca Juga:Hindari Jalan Perintis Kemerdekaan, Ada Rencana Demo Besar-besaran Depan Kampus Unhas Hari Ini

Ada juga berita warga Malaysia yang harus batal puasa massal. Karena ulah penyiar radio yang tidak sengaja membunyikan suara azan sebelum waktu buka puasa.

Berikut Top 5 berita di SuaraSulsel.id dalam sepekan:

1. Memanas! Universitas Hasanuddin Minta MKEK IDI Buktikan Tuduhan Terkait Disertasi Dokter Terawan

Darah Menteri Luhut Binsar Pandjaitan diambil oleh dokter Terawan untuk diberikan vaksin Nusantara [Suara.com/Tio]
Darah Menteri Luhut Binsar Pandjaitan diambil oleh dokter Terawan untuk diberikan vaksin Nusantara [Suara.com/Tio]

Universitas Hasanuddin Makassar menanggapi tuduhan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia atau MKEK IDI.

Seperti diketahui, MKEK IDI menuduh pembimbing dokter Terawan di Unhas. Mendapat tekanan soal disertasi berisi metode "cuci otak" pada tahun 2016. Hal tersebut membuat pihak Unhas bereaksi.

Baca Juga:MKEK IDI Bongkar Desain Penelitian Terapi Cuci Otak Dokter Terawan yang Dinilai Cacat Besar

Baca selengkapnya

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini