facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dianggap Membahayakan Negara, Australia Akan Deportasi Bintang Tenis Novak Djokovic

Muhammad Yunus Senin, 17 Januari 2022 | 06:10 WIB

Dianggap Membahayakan Negara, Australia Akan Deportasi Bintang Tenis Novak Djokovic
Petenis Serbia, Novak Djokovic melakukan selebrasi usai menundukkan petenis Rusia, Andrey Rublev dalam laga ATP Finals di Turin, Italia, Rabu (17/11/2021) malam WIB. [Marco BERTORELLO / AFP]

Australia akan mendeportasi bintang tenis Novak Djokovic

SuaraSulsel.id - Australia akan mendeportasi bintang tenis Novak Djokovic setelah Pengadilan Federal, Minggu, menguatkan keputusan pemerintah untuk membatalkan visanya. Dengan alasan bahwa keputusannya untuk tidak divaksinasi COVID-19 menimbulkan risiko bagi negara tersebut.

Keputusan bulat oleh tiga hakim tersebut memberikan pukulan petenis peringkat teratas dunia itu untuk mengejar rekor kemenangan Grand Slam ke-21 di Australian Open setelah drama 10 hari kedatangannya di Australia.

Petenis Serbia itu pertama kali ditahan oleh otoritas imigrasi pada 6 Januari, diperintahkan dibebaskan oleh pengadilan pada 10 Januari, dan kemudian ditahan lagi pada Sabtu.

Dalam sebuah pernyataan, Djokovic mengatakan dia sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Karena hal itu berarti bahwa dia tidak bisa ambil bagian dalam turnamen, yang dimulai Senin.

Baca Juga: Novak Djokovic Masuk Undian Australian Open, Tapi Masih Terancam Dideportasi

"Saya menghormati putusan Pengadilan dan saya akan bekerja sama dengan otoritas terkait untuk kepergian saya dari negara ini," kata Djokovic, dan mendoakan yang terbaik untuk turnamen tersebut, dikutip dari Reuters.

Djokovic telah mengajukan banding terhadap penggunaan kewenangan diskresi Menteri Imigrasi Alex Hawke untuk membatalkan visanya. Menteri mengatakan Djokovic bisa menjadi ancaman bagi ketertiban umum karena kehadirannya akan mendorong sentimen anti-vaksin di tengah wabah virus corona yang memburuk di Australia.

Ketua Hakim James Allsop mengatakan putusan pengadilan didasarkan pada keabsahan dan legalitas keputusan menteri dalam konteks tiga alasan banding yang diajukan tim hukum Djokovic.

"Ini bukan bagian dari fungsi pengadilan untuk memutuskan manfaat atau kebijakan dari keputusan tersebut," kata Allsop.

Allsop mengatakan bahwa ketiga hakim memiliki suara bulat untuk keputusan tersebut. Dia menambahkan alasan penuh di balik putusan itu akan dirilis dalam beberapa hari mendatang.

Baca Juga: Undian Australian Open Ditunda Menunggu Keputusan Visa Novak Djokovic

Belum diketahui kapan Djokovic harus meninggalkan Australia. (Antara)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait