facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dugaan Tindakan Asusila Wakil Ketua DPRD Muna Akan Diadukan ke Badan Kehormatan

Muhammad Yunus Rabu, 12 Januari 2022 | 19:45 WIB

Dugaan Tindakan Asusila Wakil Ketua DPRD Muna Akan Diadukan ke Badan Kehormatan
Ilustrasi pelecehan seksual pada perempuan [suara.com/Eko Faizin/egiapriyanti]

Laporan dugaan tindakan asusila oleh Wakil Ketua DPRD Muna

SuaraSulsel.id - Laporan dugaan tindakan asusila oleh Wakil Ketua DPRD Muna, CH, terhadap stafnya menyita perhatian publik.

Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, CH dilaporkan di DPC Demokrat Muna dan diteruskan ke DPD juga DPP. Kasus tersebut juga akan diadukan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD.

Ketua DPC Demokrat Muna, Taufan Alam menerangkan, persoalan dugaan asusila itu antara sesama kader dan antara pimpinan DPRD dan stafnya.

Nah, tentunya itu tidak bisa dipisahkan. Dalam internal partai, tetap prosesnya bergulir. Begitu juga sebaliknya, persoalan di DPRD tidak bisa terlepas.

Baca Juga: Heboh Video Syur Pelajar SMA di Lahat, Masih Pakai Seragam

"Di internal partai prosessnya sudah bergulir, hanya belum ada itikad baik dari CH. Untuk di DPRD, pasti akan masuk di BK, karena tidak bisa dipisahkan," kata Taufan, Rabu (12/1/2022).

Mantan anggota DPRD Sultra itu menegaskan, kasus tersebut murni laporan tertulis dari suami IT. Makanya, pihaknya memiliki tanggungjawab untuk memproses dan menindaklanjuti laporan itu.

"Kita bukannya mengada-ngada, tetapi hanya meneruskan laporan resmi itu," terangnya.

Sementara itu, Sekwan DPRD Muna, Edi Ridwan yang dikonfirmasi mengaku belum menerima surat aduan terkait dugaan asusila itu.

"Infonya dari Minggu lalu, suratnya mau dimasukan ke dewan untuk BK, tetapi sampai saat ini belum ada," kata Edi Ridwan.

Baca Juga: Viral, Seorang Pria di Balikpapan Masturbasi di Muka Umum

CH bersama IT, sudah dua hari tidak masuk kantor. Ruangannya terkunci. Sementara itu, situasi di dewan nampak sunyi. Yang ada hanya Wakil Ketua, Muhammad Natsir Ido dan anggota DPRD, La Usa.

"Pak CH sudah dua hari tidak masuk. Terakhir, Senin (10/1/2022)," tutup Sekwan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait