alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Calon Ketua Umum PBNU: Yahya Cholil Staquf Klaim Dapat Dukungan 80 Persen

Muhammad Yunus Senin, 18 Oktober 2021 | 18:03 WIB

Calon Ketua Umum PBNU: Yahya Cholil Staquf Klaim Dapat Dukungan 80 Persen
Kiai Haji Yahya Cholil Staquf [SuaraSulsel.id / Antara]

Jelang Muktamar Ke-34 NU di Lampung

SuaraSulsel.id - Kiai Haji Yahya Cholil Staquf mengklaim telah mendapat dukungan dari 80 persen pengurus wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di seluruh Indonesia. Untuk menjadi Calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar Ke-34 NU di Lampung, 23—25 Desember 2021.

"Saya sudah mendapat dukungan sekitar 80 persen pengurus NU dari berbagai provinsi," ujar Gus Yahya, sapaan akrabnya, usai melihat kesiapan lokasi muktamar di Bandar Lampung, Senin 18 Oktober 2021.

PWNU yang disebut-sebut mendukung Gus Yahya antara dari Lampung, Jawa Timur, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Gorontalo, dan Sulawesi Selatan.

"Dukungan ini makin memantapkan niat saya untuk mengabdi di NU yang lebih maksimal ke depan," ujar Gus Yahya dikutip dari siaran pers.

Baca Juga: PWNU Jatim Tegaskan Dukung ke Gus Yahya Staquf Maju Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-34 NU

Pada Minggu (17/10) malam, Gus Yahya menggelar silaturahmi dengan jajaran PWNU dan pengurus cabang NU (PCNU) se-Lampung di Resto Rumah Kayu Bandar Lampung.

Hadir dalam kesempatan tersebut, antara lain Ketua Tanfiziah dan Katib Syuriah PWNU Lampung, ketua PCNU Kota Metro, Lampung Utara, Lampung Selatan, Mesuji, Pringsewu, Tanggamus, Waykanan, Tulang Bawang, dan Sekretaris PCNU Tulang Bawang Barat.

Gus Yahya yang saat ini menjabat sebagai Katib Aam PBNU menyatakan tekadnya maju dalam pencalonan Ketua Umum PBNU didasari keinginan mengabdi dan membesarkan NU, bukan untuk mengincar jabatan, batu loncatan, dan lain sebagainya.

Ia ingin terus membesarkan NU agar menjadi lebih baik berbekal pengalamannya selama ini sekaligus bertekad menguatkan muruah organisasi kemasyarakatan Islam yang usianya hampir satu abad itu.

"Saya ingin bekerja hanya untuk NU, mengabdi kepada NU, dan membesarkan NU," kata mantan Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.

Baca Juga: Dukung Kemerdekaan Palestina sejak 1938, NU: Seharusnya Tak Ada Lagi Praktik Penjajahan

Selain tidak akan terjun ke politik praktis, menurut Gus Yahya, ada beberapa hal yang menjadi agendanya jika mendapatkan mandat sebagai Ketua Umum PBNU mendatang, yakni percepatan penataan dan konsolidasi organisasi serta reorientasi NU dengan cara desentralisasi yang terkonsolidasi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait