4. Lakukan eksfoliasi
Pemilik kulit berminyak harus melakukan eksfoliasi sekali atau dua kali seminggu untuk menghilangkan materi yang dapat menyumbat pori-pori, seperti: kotoran, sel kulit mati, minyak berlebih.
Produk eksfoliator yang cocok berisi asam beta hidroksi, asam salisilat, asam polihidroksi, asam laktobionat dan glukonolakton, yang membantu memperkuat fungsi penghalang dan pelindung kulit.
Meskipun begitu, pori-pori bisa terlihat lebih besar gara-gara eksfoliasi jika kulit menjadi terlalu kering. Untuk itu, jangan melakukan eksfoliasi lebih dari 2 kali seminggu.
5. Melembapkan wajah setiap hari
Baca Juga:Ashanty Launching Produk Skincare, Simak 3 Faktanya

Pelembap bebas minyak dapat membantu mengurangi pembesaran pori. Pertama, harus mencuci dan menepuk-nepuk kulit hingga kering, lalu mengoleskan pelembab dengan lembut untuk membantu menghidrasi dan melembutkan kulit.
Cara ini memungkinkan minyak dari kelenjar sebaceous menembus lebih dalam ke dalam kulit, bukan cuma tertinggal di pori-pori pada permukaan kulit. Dengan begitu, pelembap mencegah pori-pori tersumbat dengan minyak, dan mengecilkan pori-pori.
6. Menerapkan masker tanah liat
Perawatan wajah dengan menggunakan clay mask atau masker tanah liat sebanyak 1-2 kali sepekan dapat membantu menghilangkan minyak tambahan dari pori-pori. Ini karena tanah liat menyerap sebum.
Upaya menghilangkan minyak berlebih pada dasarnya membantu mencegah pori-pori membesar dan membuatnya kurang terlihat.
Dianjurkan untuk mengaplikasikannya pada hari yang berbeda dari eksfoliasi karena perawatan berlebihan pada kulit dapat menyebabkan iritasi. Kondisi itu malah dapat menyebabkan pori-pori tampak membesar dan dapat menyebabkan noda.
Baca Juga:Bingung Memilih Sunscreen yang Tepat untuk Kulitmu? Berikut 4 Tipsnya
7. Selalu menghapus riasan di malam hari
Sangat penting untuk selalu menghapus makeup sebelum tidur agar pori-pori tersumbat karena penumpukan riasan, minyak, dan bakteri.