alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

China Bangun Pusat Karantina Dengan Biaya Rp5,1 Triliun di Kota Guangzhou

Muhammad Yunus Selasa, 05 Oktober 2021 | 14:06 WIB

China Bangun Pusat Karantina Dengan Biaya Rp5,1 Triliun di Kota Guangzhou
Pusat karantina COVID-19 di Kota Guangzhou, China [SuaraSulsel.id / Antara]

Pemerintah China berhasil mewujudkan pusat karantina COVID-19

SuaraSulsel.id - Pemerintah China berhasil mewujudkan pusat karantina COVID-19 senilai 360 juta dolar AS atau sekitar Rp5,1 triliun di Kota Guangzhou yang terdiri dari 5.000 unit kamar.

Pusat karantina untuk menampung ribuan orang yang baru datang dari luar negeri tersebut dibangun hanya dalam tiga bulan, demikian dilaporkan pada laman berita lokal, Selasa.

Fasilitas Kesehatan Internasional Guangzhou itu dibangun di wilayah China selatan karena ibu kota Provinsi Guangdong itu sampai sekarang masih menjadi pusat penampungan utama pengguna jasa penerbangan internasional.

Para tamu bisa menjalani karantina selama 14 hari di fasilitas tersebut secara mandiri. Menurut laporan media GICexpat, berbagai kebutuhan di fasilitas karantina itu, terutama makanan dan minuman sehari-hari, akan dilayani oleh robot.

Baca Juga: Rekor Baru China Jadi Juara Sudirman Cup 2021 Setelah Kalahkan Jepang

Dengan adanya fasilitas tersebut, China sudah siap menampung orang-orang yang baru datang dari luar negeri.

China pada 2022 akan menggelar hajatan besar, yakni Olimpiade Musim Dingin (Winter Olympic) di Beijing dan Asian Games di Hangzhou, Provinsi Zhejiang.

Seperti diberitakan ANTARA sebelumnya, fasilitas karantina tersebut dibangun di atas lahan seluas 250.000 meter persegi, dan setiap kamar terpisah satu dengan yang lain.

Fasilitas itu dibangun dengan menerapkan prosedur karantina yang lebih ketat daripada ruang isolasi di rumah sakit dan hotel yang sudah ada di China selama pandemi COVID-19. (Antara)

Baca Juga: Mengharukan, Bocah Ini Selamatkan Seekor Kucing di Pagar Tinggi Dengan Traffic Cone

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait