Polisi Tangkap Otak Perakit Bom Makassar, Ini Orangnya

Polisi telah menangkap 23 orang terduga teroris terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Hati Yesus Yang Maha Kudus di Makassar

Muhammad Yunus
Kamis, 01 April 2021 | 07:44 WIB
Polisi Tangkap Otak Perakit Bom Makassar, Ini Orangnya
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Hadi Tjahjanto saat mengunjungi Gereja Katedral Makassar, Minggu 28 Maret 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]

SuaraSulsel.id - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, polisi telah menangkap 23 orang terduga teroris terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Hati Yesus Yang Maha Kudus di Makassar, beberapa waktu lalu.

"Totalnya sudah 23 orang yang diamankan," kata Sigit, saat jumpa pers di Markas Besar Kepolisian Indonesia, di Jakarta, Rabu 31 Maret 2021.

Jumpa pers itu digelar beberapa jam setelah ada peristiwa seorang perempuan masuk ke dalam Mabes Polri dan mengeluarkan senjata api. Sampai akhirnya terjadi baku tembak yang menewaskan perempuan itu.

Sigit merincikan para terduga teroris itu ditangkap di Makassar sebanyak 13 orang, salah seorang di antaranya inisial W yang dikatakan merupakan otak perakit bom.

Baca Juga:Usai Diguncang Bom, Gereja Katedral Makassar Bersiap Sambut Paskah

Selanjutnya lima orang ditangkap di Jakarta dan lima lainnya ditangkap di Bima, Nusa Tenggara Barat.

"Satu orang atas nama inisial W adalah pelaku otak perakit bom," kata dia.

Jenderal polisi bintang empat itu mengatakan, telah memerintah kepala Detasemen Khusus Antiteror Kepolisian Indonesia untuk mendalami dan mengusut tuntas tindak pidana terorisme itu.

"Ini akan kami kembangkan dan usut tuntas," ujar dia.

Sebelumnya, teror bom bunuh diri dilakukan dua orang terduga teroris di Gereja Kathedral Hati Yesus Yang Maha Kudus, di Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Makassar, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 10.30 WITA, Minggu (28/3).

Baca Juga:Tangkap Otak Bom Makassar, Kapolri: Kita akan Usut Tuntas!

Pasangan suami-istri yang baru menikah sekitar enam bulan meledakkan bom yang mereka bawa sehingga mereka tewas di tempat kejadian. Pelaku pria berinisial L dan perempuan YSF atau D.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini